DetikNews
Rabu 31 Januari 2018, 16:58 WIB

Tingkatkan Penerimaan Pajak, Dirjen Pajak dan KPK Bikin Satgas

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Tingkatkan Penerimaan Pajak, Dirjen Pajak dan KPK Bikin Satgas Gedung KPK (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Dirjen Pajak Robert Pakpahan menggandeng KPK untuk membentuk satuan tugas (satgas). Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak.

Koordinasi antara kedua lembaga ini sudah berjalan selama 2 tahun terakhir, melalui tim yang menganalisis sektor-sektor tertentu. Hanya saja, ke depannya akan lebih intensif, bahkan dibentuk satgas bersama.

"Akan ada satgas bersama untuk bekerja sama," ujar Robert usai rapat di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018).

Tidak hanya KPK, sebelumnya Ditjen Pajak juga telah melakukan analisis dengan institusi lain untuk menganalisis industri tertentu, seperti perkebunan kelapa sawit dan pertambangan. Hasilnya, menurut Robert adalah pemetaan pajak.


"Kemudian kami sharing data perpajakannya, kebutuhan perpajakannya di sini. Kemudian dengan kementerian lain juga ada data mengenai areanya. Bisa kita lihat apakah ada tax gap di dalamnya," papar Robert.

"Nah, ini akan kita intensifkan. Kalau datanya semakin konkret bisa dieksekusi dalam bentuk enforcement supaya kepatuhan perpajakannya dipenuhi. Kalau sudah dipenuhi kepatuhan perpajakannya fine, kita senang-senang saja. Tapi kalau yang belum, kita pastikan di ini," imbuhnya.

Targetnya, menurut Saut, tentu kesejahteraan rakyat lewat realisasi penerimaan pajak. Termasuk juga memetakan penghambat mulai level teknis hingga tata kelola.

"Harapan pengalaman kita di DKI (Jakarta), bisa dinaikkan ke level nasional. Kalian tahu angka di DKI signifikan, kita berapa bulan di sana. Nanti dikembalikan ke rakyat. Itu yang penting," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam kesempatan sama.

Dalam pengembangan terakhir, selain perkebunan dan pertambangan, ada pula kewajiban pajak warga negara di luar negeri. Ini nanti akan ditindaklanjuti oleh satgas tadi.

"Kita timnya (satgas) yang lebih solid. Kalau kemarin kan kita timnya hanya yang kelihatan di analisis. Sekarang kita mungkin, bisa jadi gabung di law enforcement juga. Kita harapkan menjadi terintegrasi," tutup Saut.


(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed