Tutup Bulan Dana PMI DKI 2017, Anies Minta Pelayanan Ditingkatkan

Tutup Bulan Dana PMI DKI 2017, Anies Minta Pelayanan Ditingkatkan

Mochamad Zhacky - detikNews
Rabu, 31 Jan 2018 11:16 WIB
Tutup Bulan Dana PMI DKI 2017, Anies Minta Pelayanan Ditingkatkan
Foto: Gubernur DKI Anies Baswedan menutup Bulan Dana PMI DKI 2017. (Zhacky-detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi menutup kegiatan Bulan Dana PMI DKI 2017. Kata Anies, dengan dana yang berhasil dikumpulkan, PMI DKI harus bisa memberikan pelayanan terbaik untuk warga.

Acara penutupan Bulan Dana PMI DKI digelar di Balai Agung, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018). Acara berlangsung sejak pukul 10.30 WIB.

Anies hadir dengan mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) Pemprov DKI warna putih. Dia berharap PMI bisa menjaga citra sebagai organisasi sosial dan kemanusiaan yang eksis di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berharap PMI dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga dapat mengangkat dan mempertahankan citra PMI di Tanah Air, khususnya di wilayah DKI Jakarta," kata Anies dalam sambutannya.

Selain Anies, Sekda DKI Saefullah dan Ketua PMI DKI Muhammad Ali Reza juga hadir. Dalam sambutannya, Ali menuturkan Bulan Dana PMI bukan hanya kegiatan menghimpun dana.

"Bulan Dana PMI DKI tidak semata-mata dilaksanakan untuk menghimpun dana. Tetapi juga untuk membangun semangat partisipasi warga Jakarta untuk kegiatan kemanusiaan," ujar Ali.

Bulan Dana PMI DKI 2017 digelar mulai 1 September sampai dengan 31 Desember 2017. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 15,13 miliar.

Hasil Bulan Dana PMI DKI tahun ini meningkat signifikan sebesar 39,59 persen. Bulan Dana PMI DKI 2016 berhasil menggalang dana sejumlah Rp 10,84 miliar.

Rinciannya, PMI Jakarta Pusat mengumpulkan dana sebesar Rp 1,2 miliar, PMI Jakarta Utara Rp 1,26 miliar, PMI Jakarta Barat Rp 3 miliar. Adapun PMI Jakarta Selatan sebesar Rp 3,32 miliar, PMI Jakarta Timur Rp 6,08 dan PMI Kepulauan Seribu Rp 231 juta.

"70 persen dana yang sudah terkumpul akan digunakan antara lain untuk bhakti sosial dan dapur umum untuk korban bencana. 30 persen untuk pengembangan anggota PMI," terang Ali. (zak/idh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads