Ilmuwan: Tsunami Susulan Hanya Tinggal Tunggu Waktu

Ilmuwan: Tsunami Susulan Hanya Tinggal Tunggu Waktu

- detikNews
Minggu, 19 Jun 2005 06:38 WIB
Jakarta - Dengan teknologi canggih yang dimiliki, kini bisa dideteksi sejak dini kapan tsunami akan terjadi. Tapi sayang, kapan tepatnya kejadian yang diperkirakan maha dahsyat dan menjadi momok menakutkan itu bakal terjadi, belum diketahui."Itu bisa terjadi kapan saja. Mungkin 20 sampai 50 tahun lagi, atau 200 tahun lagi," kata Analis Senior Geoscience Australia Phil Cummins, seperti dilansir Reuters Minggu (19/6/2005). "Bahkan bisa terjadi besok," tukasnya.Analisa para ilmuwan Australia memang meyakini adanya tsunami dahsyat yang akan menyapu bersih Samudera Hindia. Tapi ilmu mereka belum sampai pada pendeteksian kapan waktu pasti tsunami akan terjadi lagi, menyusul tsunami di Aceh 26 Desember 2004 lalu.Sejak kejadian yang menewaskan 230 ribu orang di 13 negara itu, para ilmuwan memang terus membuka mata lebar-lebar agar hal serupa tak terulang lagi. Salah satunya, mereka menaruh perhatian khusus terhadap meningkatnya aktivitas gempa di sekitar Indonesia akhir-akhir ini.Kawasan tersebut adalah bagian dari zona gempa teraktif di dunia yang terbentang di sepanjang Jawa-Sunda, merambat ke bagian barat dan selatan Indonesia sampai ke pulau Papua Nugini. Luas kawasan ini mencapai sepertiga daerah rawan gempa di dunia yang bisa terjadi.Selain di kawasan itu, gempa di pesisir pantai California Utara, AS, dianggap sebagai tanda bahaya akan tsunami di kisaran lain Samudera Pasifik. Aktifitas ini disebabkan pergeseran lempeng bumi Indo-Australia yang bergeser ke utara dan di bawah kerak Eurasian, sekitar 5-6 centimeter per tahunnya.Meski pergeseran tiap tahunnya tidak terlalu besar, tapi apabila tekanan terjadi terus menerus selama berabad-abad, gempa berkekuatan besar bisa saja terjadi. Gempa tersebut bisa mengakibatkan pergeseran bumi sekitar 12 meter secara seketika.Gempa yang berpusat di Aceh akhir tahun lalu sebagai contohnya. Pergeseran pesisir pantai barat Pulau Sumatera sepanjang 1.200 kilometer dari garis laut, pada waktu itu diperkirakan bergeser sekitar 20 meter yang menyebabkan terangkatnya dasar laut dan terjadinya tsunami.Jadi memang benar tsunami dahsyat dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Tapi kapan tepatnya? Itu yang belum bisa diketahui sampai sekarang. Gawat! (fab/)


Berita Terkait