DetikNews
Selasa 30 Januari 2018, 18:42 WIB

Perkumpulan OK OCE Gandeng PD Pasar Jaya soal Lokasi dan Barang

Ibnu Hariyanto - detikNews
Perkumpulan OK OCE Gandeng PD Pasar Jaya soal Lokasi dan Barang Perkumpulan Gerakan OK OCE menggandeng PD Pasar Jaya. (Ibnu/detikcom)
Jakarta - Perkumpulan Gerakan OK OCE dan PD Pasar Jaya memperkenalkan sistem usaha gerai OK OCE. Gerai ini untuk mewadahi masyarakat yang ingin memiliki usaha toko ritel.

"Keuntungannya, kalau mereka ingin punya bisnis ritel, harga bersaing. Kalau dia buka, harga bersaing dengan ritel modern lainnya," kata Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya di Jakgrosir, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/1/2018).

Faransyah mengatakan, dalam konsep gerai OK OCE ini, barang-barang akan disuplai dari PD Pasar Jaya. Selain itu, PD Pasar Jaya akan memberikan pendampingan, pembinaan, dan menentukan semua harga barang yang dijual.

"Disediakan binaan baik dari OK OCE maupun PD Pasar Jaya, setelah itu dibantu dengan sistemnya. Kan harga itu naik-turun, nah itu nanti akan di-setting oleh PD Pasar Jaya. Nanti Pasar Jaya yang nentuin harga melalui sistemnya," ujarnya.

Perkumpulan OK OCE Gandeng PD Pasar Jaya soal Lokasi dan BarangPerkumpulan Gerakan OK OCE menggandeng PD Pasar Jaya. (Ibnu/detikcom)

Menurut Faransyah, masyarakat yang mengikuti program gerai OK OCE ditargetkan rata-rata bisa mendapatkan keuntungan 15 persen. karena itu, dia berharap masyarakat segera mendaftarkan dirinya sebagai anggota Perkumpulan Gerakan OK OCE di kecamatan. Sebab, program gerai OK OCE hanya berlaku untuk masyarakat yang sudah menjadi bagian PGO.

"Jadi, untuk mengajukan lokasi (gerai) OK OCE, dia harus sudah terdaftar jadi anggota pergerakan atau komunitas ini. Per hari ini komunitas ini alokasikan per tahunnya 10 gerai untuk diajukan," kata Faransyah.

Faransyah mencatat hingga saat ini sudah ada 34 PGO yang terdaftar. Dari 34 PGO itu, baru ada 4 PGO yang ikut program gerai OK OCE dengan mengajukan 15 lokasi gerai.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasution mengatakan Pasar Jaya yang mempunyai tugas turut hadir dalam menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok menyambut baik program tersebut. Arief menegaskan pihaknya akan mendukung program-program Pemprov DKI, salah satunya gerai OK OCE ini.

"Ini kan new entrepreneurship yang diminta Pak Gubernur dan Wakil Gubernur. Dimulai dari program-program perencanaan, pendampingan, sampai ikut memasarkan. Sebuah peluang usaha baru ini kan memang yang diharapkan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menghadirkan pengusaha baru yang memang bisa memperdayakan ekonomi keluarga," kata dia.

Arief mengatakan, dalam program tersebut, PD Pasar Jaya menjadi penopang dengan memberikan pendampingan sistem, pola, penataan, hingga manajemen keuangannya. Barang yang dijual di gerai OK OCE disuplai langsung dan harganya juga diatur oleh PD Pasar Jaya.

Meski begitu, Arief menegaskan masyarakat juga masih bisa menjual produk-produk UMKM, tidak harus barang-barang dari PD Pasar Jaya.

"Kita bersimbiosis, ada keikatan ya, sehingga mereka mau nggak mau harus mengambil. Tapi, kalau mereka punya barang UMKM, bisa didaftarkan ke sistem kita. Semua barang bisa," tuturnya.
(ibh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed