Menghindari korban jiwa, polisi pun berinisiatif menambal jalan berlubang dengan menguruk menggunakan batu split. Ruas jalan yang diuruk adalah di jalan protokol Kota Cilegon. Di sini setidaknya ada 5 titik yang diuruk polisi, yakni di Jalan Jenderal Sudirman, ruas jalan di Landmark Cilegon, belakang gedung DPRD, dan jalan nasional di dekat Kodim 0623 Cilegon.
Kanit Dikyasa Polres Cilegon Aiptu Yusmana, yang melakukan aksi pengurukan itu, mengatakan banyaknya jalan berlubang diakibatkan seringnya turun hujan di Cilegon. Dengan begitu, kecelakaan akibat jalan berlubang meningkat tapi tidak sampai memakan korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecelakaan akibat jalan berlubang didominasi kendaraan bermotor. Biasanya pengendara tidak mengetahui adanya lubang karena tergenang air hujan.
"Kemudian juga sering menimbulkan kemacetan, kita menambal dengan alat seadanya, seperti batu split dicampur pasir," tuturnya.
Upaya pengurukan seadanya itu sekaligus untuk mengantisipasi semakin bertambahnya jumlah kecelakaan lalu lintas. Ia juga mengimbau para pengendara berhati-hati lantaran banyaknya jalan berlubang. (asp/asp)











































