Hal ini disampaikan Prabowo saat bertemu dengan Sandi. Prabowo, menurut Sandi, punya perhatian khusus terhadap kondisi masyarakat.
"Pak Prabowo sangat concern, sangat khawatir kenaikan harga ini menambah beban bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta. Pak Prabowo menugaskan saya dan Waketum Pak Ferry (Ferry Juliantono) supaya menyiapkan konsepsi-konsepsi ekonomi kerakyatan," kata Sandiaga setelah bertemu dengan Prabowo di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (29/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini juga karena mungkin masuk tahun politik. Kami berdua diminta menyiapkan segala fokus untuk ekonomi ke depan, khususnya lapangan kerja," sambungnya.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Waketum Gerindra Ferry Juliantono itu, Sandiaga memaparkan informasi terbaru mengenai kondisi pasar tradisional, khususnya di Jakarta. Fluktuasi harga pangan disebut Sandiaga harus ditangani.
"(Diminta) memastikan suplai yang aman, pasokan bahan pangan yang aman, dan tentunya harga yang tidak fluktuatif karena ini sangat merugikan bagi masyarakat," kata Sandiaga.
Untuk memastikan harga pangan stabil, Sandiaga akan memastikan suplai yang mencukupi. Sandiaga juga ingin memastikan kelancaran distribusi.
"Kebetulan juga ada 153 pasar di Jakarta dan 12 ribu pasar tradisional di Indonesia, nanti ini yang tongkat estafet ini saya serahkan ke pimpinan APSI (Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia) berikutnya. Pak Ferry tadi sudah menyanggupi mungkin dalam beberapa bulan berikut ini akan mengambil alih tongkat kepemimpinan APSI," sambungnya. (fdn/tor)











































