Presiden SBY Canangkan Pekan Kesehatan Nasional
Sabtu, 18 Jun 2005 10:32 WIB
Karanganyar, - Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Begitulah mungkin langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah terungkap banyaknya penderita busung lapar, Presiden mencanangkan Pekan Kesehatan Nasional (PKN). Pencanangan dilakukan di Lapangan Desa Bangsri, Kecamatan Karang Pandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (18/6/2005). Presiden yang disertai sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu tiba di lapangan Bangsri sekitar pukul 09.00 WIB. Para menteri yang mendampingi Presiden dalam acara itu antara lain Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari, Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf, Menteri Pertanian Anton Apriantono. Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, juga ikut menghadiri acara itu. Selain PKN, dalam acara itu Presiden juga mencanangkan Bulan Bakti Gotong Rotong Nasional tahun 2005. Presiden menandai pencanangan itu dengan memukul kentongan dan menandatangani piagam seruan kesehatan.Ada tujuh ponint seruan Presiden untuk menjaga kesehatan yang tertuang dalam piagam itu. Seruan itu yakni; 1.Aktifkan lagi Posyandu. 2. Pemeriksaan ibu hamil minimal 4 kali selama kehamilan. 3. Pemberian imunisasi secara lengkap. 4. Timbang bayi dan balita setiap bulan. 5. Basmi jentik nyamuk dengan 3 M. 6. Jaga lingkungan Bersih. 7. Ikuti program KB.Acara pencanangan PKN berakhir pukul 10.15 WIB. Presiden selanjutnya meninjau posyandu di Desa Bangsri. Kemudian juga akan mengawali panen raya dan melihat pameran produk di desa Popongan, Karanganyar.
(iy/)











































