Satu Keluarga Keracunan Roti Jala

Satu Keluarga Keracunan Roti Jala

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2005 18:49 WIB
Medan - Satu keluarga berjumlah delapan orang, terpaksa dirawat di rumah sakit akibat keracunan makanan di Medan. Keracunan diduga berasal dari daging sapi yang dibeli di pasar tradisional.Hingga Jumat sore (17/6/2005) ke delapan korban keracunan makanan itu masih dirawat di kamar 32, ruang Anggrek, RSU Imelda Pekerja Indonesia, di Jl. Budi Pembangunan, Medan. Namun hampir seluruh korban sudah melewati masa kritis.Penuturan Asyiah (26), salah seorang korban, mereka mulai menderita mual dan muntah dua jam setelah memakan roti jala pada Kamis (16/6/2005), sekitar pukul 11.00 Wib. Roti jala itu dibuat di rumah mereka yang berada di Jl. Yos Sudarso 173, Medan."Setelah makan roti jala itu, kami pusing dan mual. Lalu dibawa ke rumah sakit yang di dekat rumah. Setelah sempat pulih, beberapa jam kemudian kami mual dan muntah lagi. Lalu kami dibawa ke rumah sakit Imelda ini pada pukul 16.00 Wib," kata Aisyiah.Menurut Aisyiah, sumber keracunan diduga berasal dari daging sapi yang mereka beli di pasar tradisional di dekat rumahnya. Diduga daging itu merupakan daging impor ilegal yang memang masih banyak ditemukan di pasar-pasar tradisional di Medan. "Kami yang terpaksa masuk rumah sakit adalah semua yang memakan daging, sedangkan yang hanya makan roti, atau kuah kari, tidak apa-apa," kata Aisyiah yang sudah tidak lagi dipasangi infus.Kondisi yang kurang sehat terlihat pada Ny. Nursiah (78). Terbaring lemah di tempat tidur, dengan selang botol infus di lengan, dia terlihat tidak berdaya. Sementra dua cicit Ny. Nursiah, masing-masing Sarah (5) dan Bayu (7) terlihat sudah bisa bermain di atastempat tidur. Menurut petugas media rumah sakit, kemungkinan keluarga ini sudah boleh meninggalkan rumah sakit pada Sabtu (18/6/2005) besok, segera setelah dicek kesehatannya untuk terakhir kali oleh dokter. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads