DetikNews
Minggu 28 Januari 2018, 07:04 WIB

Kabar ke-8 Habib Rizieq Pulang, Akankah Terjadi di 21 Februari?

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Kabar ke-8 Habib Rizieq Pulang, Akankah Terjadi di 21 Februari? Habib Rizieq Syihab (Foto: Grandyoz Zafna/detikcom)
Jakarta - Habib Rizieq Syihab kembali dikabarkan akan pulang ke Indonesia. Kali ini rencananya, Rizieq akan pulang ke Tanah Air pada 21 Februari mendatang.

Semenjak berada di Tanah Suci Mekkah akhir April 2017 lalu, Rizieq setidaknya sudah 7 kali dikabarkan akan pulang. Namun, informasi itu akhirnya berlalu sebagai embusan angin belaka.

Rizieq sendiri mulai hijrah ke Mekkah, saat polisi mengusut kasus pidana chatting berkonten pornografi 'baladacintarizieq' yang diduga dilakukan dia dengan muridnya, Firza Husein. Rizieq juga sebelumnya terjerat kasus penodaan Pancasila.

Kabar kepulangan Rizieq yang pertama, diterima dari kuasa hukumnya, Kapitra Ampera pada Jumat (12/5/2017). Dia menyebut Rizieq sedang beada di Malaysia saat itu, untuk merampungkan program doktoralnya di salah satu universitas di Malaysia. Kapitra lalu memastikan Rizieq akan segera pulang ke Indonesia dan memenuhi panggilan polisi.

"Dia gentleman, dia strongman. Dia pasti datang asalkan jelas perbuatan yang dituduhkan ke dia. Dugaan perkaranya juga. Orangnya (Rizieq) tidak ada di Indonesia, orangnya kemarin dipanggil lagi ibadah. Sekarang lagi selesain disertasinya. Nanti juga pulang. Nggak dipanggil paksa minggu depan juga pulang," ujar Kapitra di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2017).

Namun, Rizieq rupanya urung pulang ke Indonesia. Dia justru kembali lagi ke Arab Saudi. Tersiar kabar Humas Mabes Polri atau Humas Polda Metro Jaya berencana ke Interpol, mengajukan red notice untuk Rizieq.

Menurut informasi pengacaranya, Sugito Atmo Pawiro, Rizieq tidak jadi kembali ke Arab Saudi karena melihat situasi tidak kondusif. Sugito memastikan kliennya akan segera pulang, tidak diketahui kapan kepastiannya.

"Saya belum dapat informasi kapan Habib akan pulang, tadinya Senin ini dia mau pulang. Tapi setelah melihat suasananya semakin tidak kondusif, tidak terkendali, oh ini ada rekayasa, Habib memutuskan menunda pulang, mungkin lho, ya," ujar Sugito kepada detikcom, Senin (15/5/2017).

Rizieq kembali dikabarkan akan pulang usai bulan Ramadan 2017. Berita ini kembali diembuskan Kapitra Ampera pada 31 Mei 2017. Menurutnya, Rizieq akan pulang walau masih berstatus DPO (daftar pencarian orang). Namun, dia enggan menyebut kapan kepastian pulangnya sosok yang disebut Imam Besar Umat Islam itu.

"Sebentar lagi Ramadan dia pulang kok, abis Ramadan dia pasti pulang kok, kan hidupnya di sini," ujar pengacara Habib Rizieq Syihab, Kapitra Ampera saat dikonfirmasi detikcom Rabu (31/5/2017) malam.

Selanjutnya, Rizieq dinyatakan akan pulang pada 17 Ramadan atau atau 12 Juni. "Ya, mungkin beliau akan pulang tanggal 17 Ramadan," kata juru bicara DPP FPI Slamet Maarif saat dikonfirmasi, Sabtu (3/6/2017).

Informasi itu pun tidak valid adanya. Pasalnya, Rizieq justru menghabiskan waktu Ramadan di Arab Saudi, bahkan berlebaran dengan keluarga di sana.

"Ada keluarga semua di sana. Semuanya. Menantu, ramai-ramai. Ada anak-anak juga," kata Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/6/2017).

Berita kepulangannya yang keenam, Rizieq disebut ingin menghadiri hari jadi Front Pembela Islam (FPI) yang ke-19 pada 17 Agustus 2017. Rencananya, Rizieq akan pulang sebelum itu. Sebelum kepulangan Rizieq, kuasa hukum FPI Sugito Atmo Pawiro berkata akan mengupayakan kasus yang menjerat Rizieq bisa dihentikan.

"Jadi ingin ikut milad, kita kan lagi coba komunikasi ke polisi agar kasus tak dilanjutkan. Bukan rekonsiliasi, paling tidak ada win-win solution yang baik. (Kasus) ini kan lemah secara hukum, paling tidak di-SP3," ujar Sugito Atmo Pawiro saat dihubungi detikcom, Senin (24/7/2017).

Sama seperti sebelumnya, Rizieq batal pulang untuk kesekian kali. Puncaknya, pada 2 Desember 2017 atau bertepatan dengan peringatan aksi 212, Rizieq dijadwalkan hadir untuk mengisi acara.

"Iya, pagi ini saya komunikasi dengan Habib Rizieq, dan Habib Rizieq minta saran saya apakah datang atau tidak, saya bilang harus datang. Datang ke Indonesia, insyaallah," kata Kapitra Ampera, saat dihubungi detikcom, Minggu (26/11/2017).

Dan yang paling terkini, Rizieq kembali dikabarkan akan pulang pada 21 Februari mendatang. Akan ada massa Persaudaraan Alumni 212 yang akan menyambut Rizieq. Mereka akan memenuhi ruas jalan tol dari Petamburan mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, tempat Rizieq dijadwalkan mendarat.

"Saya dapat informasi teman-teman di daerah memenuhi seluruh ruas jalan tol untuk menjemput Habib Rizieq. Untuk itu, kita akan komunikasikan," ujar lawyer Rizieq, Kapitra Ampera, di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jaksel, Sabtu (27/1/2018).

Namun, belum diketahui pasti apakah kali ini Rizieq akan menggenapi kabar yang menyiarkan kepulangannya. Yang jelas, kasus yang menjerat Rizieq sendiri masih bergulir. Hanya saja, pendukungnya meminta jangan sampai ada penangkapan. Polisi masih akan berkoordinasi dengan penyidik mengenai hal ini.

"Kami lihat perkembangannya lebih lanjut. Tentu ada pertimbangan-pertimbangan yang akan dihitung," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat dihubungi detikcom.
(nif/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed