DetikNews
Sabtu 27 Januari 2018, 21:24 WIB

Konflik Berlanjut, Hanura 'Ambhara' Klaim Gugat Kubu OSO ke PTUN

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Konflik Berlanjut, Hanura Ambhara Klaim Gugat Kubu OSO ke PTUN DPD Hanura Banten saat jumpa pers/Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom
Jakarta - Konflik yang terjadi di internal Hanura masih berlanjut meski beberapa hari lalu sempat islah. Hanura kubu 'Ambhara' menggugat SK kepengurusan kubu Oesman Sapta Odang (OSO) ke PTUN DKI.

Ketua DPD Hanura Banten Eli Mulyadi menyebut kubu OSO tak menyepakati keputusan munaslub partai pada akhir 2016 silam. Mereka melayangkan gugatan tanggal 22 Januari 2018.

[Gambas:Video 20detik]


"Langkah hukum gugatan PTUN untuk mencabut SK Kemenkumham ke OSO. Langkah hukum tetap kami lakukan," kata Eli di saat jumpa pers di kantor DPD Hanura Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Sabtu (27/1/2018).

Dokumen gugatan Hanura 'Ambhara' ke kubu OSODokumen gugatan Hanura 'Ambhara' ke kubu OSO Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom

Eli mengatakan, persoalan di Hanura berpengaruh pada kepengurusan partai di daerah. Termasuk pada tahapan verifikasi faktual di lapangan. Ia mengklaim, bahwa kepengurusan partai di Banten yang dipimpinnya berjasa saat verifikasi administrasi.

"Sekarang faktual lapangannya diserahkan ke kami silahkan, ke kubu mereka silahkan," katanya.

[Gambas:Video 20detik]


Ia juga mengatakan, tak akan beranda-andai jika kemudian PTUN memenangkan kubu OSO. Eli juga mengaku mendengar ada ada tawaran menggiurkan kepada pihak yang mendukung Daryatmo dari OSO.
(bri/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed