Melihat Musala yang Disebut Anies Tak Ikut Terbakar di Tamansari

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sabtu, 27 Jan 2018 19:50 WIB
Menengok musala yang disebut Anies selamat dari kebakaran (Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bercerita jika sebuah musala (sebelumnya disebut Anies masjid-red) di Jalan Talib III, Tamansari, Jakarta Barat, selamat dari kebakaran. Musala yang bernama Al Barkah itu kini dijadikan lokasi pengungsian warga.

[Gambas:Video 20detik]


Pantauan detikcom, musala tersebut berada di gang sempit berukuran kurang dari 2 meter. Bangunannya bersebelahan dengan rumah warga sekitar.

"Nggak kena sama sekali, yang sebelah-sebelahan sama musala emang nggak ada yang kena," kata salah seorang warga, Safri (58), di lokasi, Sabtu (27/1/2018).


Safri mengatakan warga sudah mulai mengungsi di musala itu sejak tadi pagi. Delapan orang anggota keluarganya pun saat ini mengungsi di sana.

"Dari pagi sudah mulai ngungsi. Api udah mati, udah, nyebar ke sini," ujarnya.

Dia mengatakan, musala itu sudah dibangun sejak 1960-an. Musala itu sudah mengalami beberapa kali renovasi.

"Dibangun sejak tahun 60-an, dulunya masih rawa. Bangunannya dulu masih jelek tapi udah jadi musala," imbuhnya.


Sekitar pukul 19.00 WIB, sejumlah warga masih bertahan di musala tersebut. Kebanyakan mereka merupakan para ibu dan anak-anak.

Anies sempat mendatangi musala ini saat meninjau lokasi kebakaran sore tadi. Anies bersyukur tempat ibadah itu selamat dari kobaran api dan bisa dijadikan tempat warga mengungsi sementara.

"Saat ini warga mengungsi di antara bangunan-bangunan di dalam, ada sebuah masjid yang sama sekali tidak kena, bahkan karpetnya pun tidak terbakar dan warga sekarang mengungsi di masjid, di musala," ujar Anies.


Anies sendiri telah meminta seluruh jajarannya yang terkait untuk membantu para korban kebakaran ini dengan menyediakan tenda dan berbagai kebutuhan lainnya. Anies berharap warga juga dibantu dalam mengurus surat-surat dan dokumen yang ikut terbakar. Selain itu, dia ingin pula anak-anak dibantu agar bisa cepat kembali bersekolah.


(ams/hri)