Listrik 2 Desa di Pekalongan Padam karena Seekor Ayam

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 27 Jan 2018 10:26 WIB
Tiang listrik lokasi tempat ayam tersengat (Foto: Dok. PLN Pekalongan Kota)
Jakarta - Listrik di Desa Kraton dan Desa Panjang, Pekalongan, Jawa Tengah, padam. Padamnya listrik di dua desa ini disebabkan seekor ayam. Bagaimana bisa?

Hal ini diketahui dari seorang pengguna Twitter yang bertanya kepada pihak PLN Pekalongan. Dia mengaku tak bisa mandi karena pompa di rumahnya tak bisa mengalirkan air lantaran listrik mati.

"Min pemadaman kok pagi-pagi gini. SAYA MAU MANDI AIR GA NYALA. lokasi pekalongan utara kelurahan kandang panjang," cuit pemilik akun @kidangRIOT seperti dilihat detikcom, Sabtu (27/1/2018).

Pihak PLN Pekalongan pun membalas cuitan tersebut. Mereka mengatakan listrik padam karena ada seekor ayam yang tersengat aliran listrik.

"Info padam dari titik polres kota pekalongan sampai ke utara daerah pantai karena ada hewan (ayam) yg lompat dr atap lalu mengenai jaringan. Sedang dalam penormalan petugas kami. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," jawab admin @plnpekalongan.


Dimintai konfirmasi mengenai hal ini, operator aplikasi pengaduan dan keluhan terpadu (APKT) PLN Rayon Pekalongan Kota, Helmi, membenarkan hal tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (26/1) kemarin.

Listrik sempat padam selama 30 menit. "Sekitar pukul 06.30 WIB nyala. Padamnya dari jam 06.00 WIB," ucap Helmi saat dihubungi.

Dia mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung mengecek ke lokasi. Sempat ada suara ledakan ketika ayam tersebut tersengat listrik.

Ayam yang tersengat listrikAyam yang tersengat listrik (Foto: Dok. PLN Pekalongan Kota)

"Kami lokalisir dan menemukan informasi dari warga sekitar, ya. Ada suara ledakan karena ayam tersebut mengenai jaringan. Lalu kita cek konstruksi jaringan. Setelah dinyatakan konstruksi jaringan aman, setelah itu dinyalakan kembali," ucap dia.

Dia mengatakan saat itu hanya terjadi putus jaringan. Diduga ayam tersebut tersengat listrik karena melompat dari rumah warga.

"Tiang listrik itu normal ya tingginya sekitar 5 meter. Tapi mungkin di Jeruk Sari, di situ kan banyak yang baru ditinggikan. Jadi tiang semakin rendah. Dan permukiman warga sekitar memang padat dan bertingkat. Jadi mungkin ayam lompat dari situ," ujar Helmi.

Helmi mengatakan peristiwa serupa sempat terjadi. Tak hanya ayam, burung hingga monyet pun pernah tersengat listrik.

"Pernah ada kejadian lain. Burung merpati (pernah), ular juga pernah. Monyet peliharaan juga yang kalau orang sini sebutnya ronggeng ketek atau topeng monyet," tuturnya. (jbr/aik)