TPF Munir Bantah KaBIN

Bocorkan Temuan

TPF Munir Bantah KaBIN

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2005 16:18 WIB
Jakarta - Ketua BIN Syamsir Siregar menuduh TPF Munir membocorkan temuannya dan itu menyalahi aturan. TPF jelas menyangkal. "Nggak ada itu, membocorkan apa. Hal itu bukan rahasia lagi karena tidak ada dalam protokoler BIN dan TPF," cetus Ketua TPF Munir Brigjen Pol Marsudhi Hanafi kepada detikcom di Mesjid Al-Ikhlas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo 3, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2005).Pada Rabu (15/6/2005) lalu, Kepala BIN Syamsir Siregar mengeluh karena TPF sering membeberkan temuan-temuannya pada publik. Menurutnya, itu menyalahi Keppres No 111/2005 yang mengatur tugas TPF Munir.Anggota TPF Usman Hamid menilai, yang dimaksud Syamsir adalah Protokol BIN-TPF yang salah satu poinnya adalah melarang mempublikasikan temuan BIN pada masyarakat. Sedangkan menurut Keppres No 111, hal itu tidak diatur.Marsudhi menguatkan Usman Hamid. "Yang tidak boleh diketahui oleh masyarakat di antaranya adalah mengenai materi pemeriksaan. Itu yang sesuai dengan Protokoler BIN dan TPF. Tapi kalau ada temuan dari TPF itu tak masuk Protokoler BIN, bisa saja dipublikasikan kepada masyarakat," ujarnya.Masa tugas TPF berakhir 23 Juni mendatang. Saat ini TPF sedang sibuk menyusun laporan untuk diserahkan kepada Presiden SBY. Hingga saat ini, TPF masih kesulitan mengakses dokumen maupun memeriksa orang-orang BIN. Hingga saat ini Polri telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus ini yaitu pilot senior Garuda Pollycarpus yang diduga agen BIN dan pramugari/pramugara Yeti dan Oedi. (ary/)


Berita Terkait