Tayangan karya Rivo Pahlevi Akbarsyah itu dipublikasikan di Trans 7 pada 10 Oktober 2017. Tayangan ini menggambarkan kondisi suatu masyarakat desa yang tidak memiliki akses jalan menuju desa di sekitarnya. Karya tersebut dinilai dewan juri, yang terdiri atas Yasirwan Uyun (ketua), Uni ZLubis, dan Nurjaman Mochtar, lebih baik dibanding tayangan lain.
"Tayangan tersebut juga sangat komunikatif sehingga aparat terkait segera dapat membangun jalan desa agar perekonomian dapat berkembang dan memudahkan warga desa untuk mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang lebih memadai di desa terdekat," ujar Yasirwan dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (26/1/2018).
Selain itu, komposisi gambar yang dihasilkan dinilai sangat bagus dengan memperlihatkan secara jelas sulitnya medan yang harus dilalui warga jika ingin ke desa tetangga.
"Melalui angle pengambilan gambar dapat terlihat betapa sulitnya warga yang disertai rasa takut ketika akan menuruni dan menaiki tangga setinggi 400 meter tanpa pengamanan sehingga batas antara selamat dan maut yang mengintai sangat tipis," kata Yasirwan. (nvl/tor)











































