"Sudah kami cek di lapangan tidak ada deformasi struktur. Baik bangunan spillway kemudian intake tower kemudian diversion tanah tidak ada masalah," kata Kepala Satker Nonvertikal Tertentu Pembangunan Bendungan Karian, Media Ramdhan kepada detikcom, Lebak, Banten, Jumat (26/1/2018).
Saat gempa terjadi pada Selasa (23/1) lalu, Media mengatakan ia meminta pihak PPK pembangunan waduk memeriksa struktur khususnya yang dibangun dari bahan konkrit seperti beton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dilakukan pemeriksaan di seluruh bangunan bahan konkrit, akhirnya disimpulkam tidak ada dampak sama sekali," ujarnya.
Menurutnya, saat gempa, pihak pekerja yang berada di lokasi pembangunan banyak yang tak sadar ada getaran gempa.
"Mungkin karena ada aktivitas (pembangunan), sehingga tidak terlalu ngeh," pungkasnya.
Pembangunan waduk ini rencananya akan selesai pada pertengahan 2019. Memiliki luas genangan maksimal 1.740 hektar dengan kapasitas tampungan efektif 207,5 juta meter kubik. Waduk ini menjadi terbesar ketiga setelah Jatigede dan Jatiluhur yang bisa mengaliri air baku untuk Jakarta dan Banten. (bri/asp)











































