Ribuan Warga & PNS Temanggung Gelar Apel Tolak Totok
Jumat, 17 Jun 2005 13:21 WIB
Temanggung -
Bupati Temanggung kian terpojok. Ribuan warga dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kota yang terkenal sejuk itu menggelar apel akbar menolak kepemimpinan Bupati Totok Ary Prabowo. Mereka menuntut Totok segera turun jabatan.Apel digelar Jumat (17/6/2005) di halaman Loka Bhakti Praja, kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Temanggung di Jl Ahmad Yani. Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti PNS di lingkungan Setda dan PNS dari instansi lain.Para guru se-Temanggung yang tergabung dalam PGRI, Aliansi MasyarakatTemanggung (AMT) serta Paguyuban Kades dan mantan kepala desa (kades) turut serta dalam aksi itu.Apel dipimpin Ketua Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) Temanggung Widodo SH. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bambang Arochman, staf Dinas Perindustrian. Para PNS mengucapkan ikrar bahwa PNS tetap kompak dan bersatu."PNS se-Temanggung menyatakan tetap solid, kompak dan bersatu. Untuk itu kami menyatakan tetap menolak kepemimpinan Totok Ary Prabowo dan secepatnya turun dari jabatan sebagai bupati," tegas Widodo.Seusai apel akbar, para PNS melanjutkan aksi mogok kerja dengan duduk-duduk di sekitar kompleks Setda dan tidak melakukan aktivitas di kantor. PNS yang lain melanjutkan aksi dengan konvoi keliling kota dikawal polisi. Ratusan anggota Polres Temanggung berjaga-jaga di setiap sudut jalan kota yang dilalui PNS.Saat berkonvoi keliling kota, ratusan sopir angkudes se-Temanggung turut bergabung. Mereka kemudian bersama-sama menuju alun-alun Kota Temanggung di Jl Suprapto untuk menggelar aksi bersama. Tidak jauh dari alun-alun kota, rumah dinas bupati dijaga ketat oleh polisi bersama anggota Satpol PP.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































