Bayi Mia Stabil Tapi Kritis

Bayi Mia Stabil Tapi Kritis

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2005 13:06 WIB
Jakarta - Kondisi bayi Mia -- kembaran Nia yang meninggal dunia pukul 09.06 WIB -- stabil tapi kritis. Dokter terus berupaya keras menyelamatkan anak pasangan Mulyadi-Nurlela ini.Ketua tim dokter RSCM yang mengoperasi bayi kembar siam asal Bogor ini, dr Harry Purwanto, menyebutkan meski relatif stabil, tapi Mia masih ada kemungkinan mengalami gangguan peredaran darah dan infeksi."Saat ini trombositnya rendah, kadar hemoglobinnya menurun. Jadi walaupun stabil, masih dalam kondisi kritis," urai Harry dalam jumpa pers di RSCM, Jl Diponegoro, Jumat (17/6/2005).Setelah bayi Nia meninggal, tim dokter langsung melakukan operasi pengangkatan kulit. Kulit Nia bagian belakang diambil untuk menutupi luka yang diderita oleh kembarannya, Mia.Seperti diketahui, Mia dan Nia dempet di bagian dada dan perut. Akibat operasi pemisahan, dada dan perut keduanya mengalami luka yang cukup lebar. Nah, luka yang diderita Mia inilah yang ditambal dengan kulit Nia yang kini telah menghadap Tuhan."Dari sebelumnya kita sudah memberikan motivasi pada orangtua bayi bahwa dengan operasi ini kemungkinan selamat bayi yang masih hidup akan bertambah tinggi. Orangtua kemudin mengizinkan (operasi pengangkatan kulit)," urai Harry.Luka yang cukup lebar itu mesti segera ditambal karena bisa menjadi pintu timbulnya infeksi yang membahayakan nyawa bayi. "Karena kulitnya berasal dari saudara kembarnya, maka kemungkinan terjadinya penolakan rendah," kata Harry.Mia saat ini terus dipantau. Dia dirawat di ICU bagian anak. "Upaya maksimal akan tetap kita lakukan untuk membantunya melewati masa kritis ini," urai Harry.Bayi kembar kelahiran 22 Maret 2005 ini dipisahkan RSCM pada Sabtu (11/6/2005). Bayi ini adalah buah hati Nurlela (22) dan Mulyadi (28) yang bekerja sebagai tukang batu. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads