Polisi Razia Tas Para Pengendara Motor di Ciputat
Jumat, 17 Jun 2005 12:21 WIB
Jakarta - Bom Pamulang dua minggu telah berlalu. Tapi polisi tetap mengintensifkan razia. Di kawasan Ciputat, Jakarta Selatan -- sekitar 5 km dari Pamulang -- para pengendara kendaraan bermotor roda dua jadi 'korban'.Razia itu disasarkan pada pengendara motor yang hendah menuju ke Ciputat. Razia tidak diberlakukan pada motor dari arah sebaliknya.Lokasi razia persisnya di Jl Ir Juanda, sekitar 300 meter dari Polsek Ciputat. Razia itu mulai digelar pada Jumat (17/8/2005) pagi, saat orang-orang sibuk berangkat kerja.Razia kendaraan bermotor itu tampak mencolok dan mengundang tanda tanya. Soalnya di kawasan itu tidak pernah ada razia motor, setidaknya dalam satu tahun terakhir ini.Polisi yang terlibat dalam operasi ini sekitar 20 orang. Saking banyaknya petugas, tidak ada yang bisa lolos dari stopan polisi. Semua motor yang distop ditanyai kelengkapan suratnya.Bagaimana jika tidak bawa SIM atau tak pakai helm? Ya ditilang. Tidak ada yang berani terlibat 'perdamaian', mungkin karena razia itu bersifat resmi.Seorang pengendara motor berpelat AA (daerah Kedu, Jawa Tengah), distop saat mengangkut barang yang dibungkus karung goni. "Wah, bawa bom ya?" gurau seorang Polwan. Pengendara motor itu hanya cengengesan sambil mengeluarkan STNK dan SIM-nya.Selain merazia kelengkapan surat kendaraan dan SIM, polisi juga meminta pengendara motor membuka tas dan memperlihatkan isinya. "Nggak seperti biasanya," komentar Anto yang hendak melaju ke kawasan Serpong.
(nrl/)











































