Berapa Kekayaan Said Agil?

Berapa Kekayaan Said Agil?

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2005 11:49 WIB
Jakarta - Berita penetapan mantan Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawwar sebagai tersangka korupsi menjadi headline seluruh media massa. Dia jadi tersangka korupsi dana haji Departemen Agama (Depag). Berapa kekayaan Said Agil? Berdasarkan laporan daftar kekayaan yang diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kekayaan Said Agil di akhir jabatannya sebagai menteri agama sebesar Rp 4,49 miliar. Kekayaannya bertambah Rp 1,5 miliar saat menjabat menteri selama tiga tahun. Sebelum menjadi menteri, Said mengaku memiliki kekayaan Rp 2,9 miliar. Said telah mengumumkan kekayaannya ini kepada publik saat menyerahkan laporannya itu kepada KPK pada Jumat (4/3/2005) lampau. Menurut Said, pada awal menjabat sebagai menteri agama tahun 2001 total kekayaannya Rp 2.947.166.723 dan dalam bentuk US$ 26.100. Sementara laporan kekayaan tahun 2005 setelah selesai menjadi menteri agama sebesar Rp 4.499.284.326 dan dalam bentuk dollar tidak berubah.Said juga mengaku sejumlah harta tidak bergerak. Antara lain, sebidang tanah seluas 400 meterpersegi di Palembang yang dibeli dari Gubernur Sumsel Rosihan Arsyad seharga Rp 70 juta. Bisakah seorang menteri bertambah kekayaannya Rp 1,5 miliar dalam waktu 3 tahun? Yang jelas, gara-gara kekayaan Said Agil inilah, pada awal 2004, Koalisi Reformasi untuk Penyelenggaraan Haji (Korup Haji) melaporkan Said Agil. Dia dilaporkan melakukan korupsi dana penyelenggaraan haji. Korup Haji terdiri dari delapan LSM. Yaitu Government Watch (Gowa), ICW, PIRAC, YLKI, Maslahat Haji, Rabithah Haji, Paham, dan Lembaga Konsumen Jakarta.Kecurigaan terhadap Agil itu didasarkan data KPKPN (Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara). Sepanjang tahun 2001, Said Agil memiliki kekayaan Rp 1,2 miliar. Namun, dalam laporannya ke KPKPN pada 7 Februari 2002, Said memiliki kekayaan Rp 2,5 miliar. Terjadi penambahan Rp 1,3 miliar dalam waktu kurang satu tahun. Tapi, data di KPKPN ini berbeda dengan laporan Said Agil kepada KPK setelah KPKPN dibubarkan. Dalam laporan ke KPK, Said Agil mengaku memiliki kekayaan Rp 2,9 miliar sebelum menjadi menteri. Dan setelah jadi menteri, kekayaannya menjadi Rp 4,49 miliar. Entah, mana yang benar. Said Agil pernah membantah tudingan Korup Haji tersebut. Tapi, kini Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtastipikor) mengaku sudah memiliki bukti bahwa Said Agil terlibat korupsi. Status tersangka telah dikalungkan ke leher Said Agil oleh Timtastipikor pada Kamis (16/6/2005) kemarin. Koordinator Timtastipikor yang juga Jampidsus Kejagung Hendarman Supandji kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jumat (17/6/2005), menyatakan Timtastipikor akan memeriksa Said Agil Selasa (21/6/2005) mendatang. Selain Said Agil, mantan Dirjen Bimas Islam dan Haji Depag Taufik Kamil juga telah dijadikan tersangka. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads