"Iya ini fight against drugs dan kita lihat di referensi-referensi negara berkembang melakukan secara spartan dan full force menghadapi ancaman daripada narkoba," kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2018).
Sandi mengatakan narkoba merupakan kejahatan yang maha dahsyat. Karena itu, masyarakat juga harus terlibat dalam pemberantasan narkoba.
"Jadi kita memang nggak hanya bisa pemerintah tapi seluruh masyarakat, polisi, aparat keamanan maupun penggerak masyarakat untuk memastikan bahwa kita say no to drugs," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Indonesia semua kita menyatakan perang terhadap narkoba dan kita sudah canangkan semua kepada BNN Provinsi DKI kemarin bahwa untuk bandar yang lawan, kita langsung 810-kan(kode untuk istilah tewas)" tegasnya.
Sandiaga juga mengingatkan kepada polisi dan masyarakat agar tidak terkecoh dengan masuknya peredaran narkoba di Indonesia khususnya di Jakarta. Dia mengindikasikan tawuran yang terjadi bisa jadi akses masuk dari transaksi narkoba.
"Setiap ada tawuran itu sekarang terindikasi ada mercon dan sebagainya bahwa itu pengalihan perhatian terhadap adanya shipment yang masuk terhadap narkoba. Jadi masyarakat semua harus waspada," jelasnya. (idh/idh)