"Kita ketahui saat ini perkembangan teknologi semakin pesat, masyarakat sekarang banyak yang beralih ke gadget ketimbang membaca buku langsung," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian kepada detikcom, Rabu (24/1/2018).
Taman Bacaan Bhayangkari ini berada di sebuah ruangan berukuran 4x3 meter, yang dibangun dari biaya CSR perusahaan-perusahaan. Tersedia 2.300 buah buku yang menjadi koleksi Taman Bacaan Bhayangkari, sumbangan dari sejumlah pihak termasuk wisatawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: dok. istimewa |
Selain taman baca, Polres Kepulauan Seribu juga menghadirkan perpustakaan keliling. Ada dua unit motor bantuan dari PT CNOOC yang dimodifikasi menjadi perpusatakaan berjalan yang menjangkau masyarakat ke tempat-tempat tertentu.
"Buku bisa dibawa pulang untuk dipinjam," ucap Victor.
Pulau Untung Jawa berpenduduk hampir 5.000 jiwa. Ketersediaan taman baca di Pulau Untung Jawa masih minim. "Fasilitas memang belum memadai karena ada keterbatan," ucapnya.
Peluncuran Taman Baca Bhayangkari ini diresmikan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya Ny. Fitri Idham Aziz dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Metro Jaya Ny Sari yang didampingi Kapolres dan istri Ny Annela Siagian selaku Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Seribu di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu Selatan, pada Rabu (24/1).
Foto: dok. istimewa |
Kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak Perpusnas, PT Gramedia, PT Jaya Konstruksi, Camat Kepulauan Seribu dan Lurang Untung Jawa serta siswa tingkat Paud hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Semoga dengan hadirnya Taman Bacaan Bhayangkari ini dapat meningkatkan minat baca dan budaya masyarakat Kepulauan Seribu dalam membaca buku, khususny anak-anak," ujar Fitri dalam sambutannya. (mei/gbr)












































Foto: dok. istimewa
Foto: dok. istimewa