Pengemudi Cadillac yang Seret Polantas: Saya Panik dan Khilaf

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Rabu, 24 Jan 2018 18:41 WIB
Tessa penerobos busway (Nugroho Tri Laksono/detikcom)
Tessa penerobos busway (Nugroho Tri Laksono/detikcom)
Jakarta - Tessa Granitsa Satari (34) mengaku panik saat ditilang karena menerobos busway hingga menyeret polantas. Dia mengaku khilaf.

"Saya khilaf. Alasannya saya panik, tidak punya SIM, dan itu mobil pinjaman," kata Tessa saat rilis di Mapolres Jakarta Timur, Rabu (24/1/2018).

Karena diseret oleh Tessa, polantas bernama Bripda Dimas Prianggoro terluka di bagian tangan dan harus dirawat rumah sakit. Tessa lalu minta maaf.

"Saya belum ketemu korban, saya minta maaf kepada korban dan seluruh institusi Polri," ucapnya.

Tessa ditangkap di Hotel Crown, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (22/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku positif menggunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Akibat perbuatannya, polisi menerapkan Pasal 351 KUHP atau Pasal 212 KUHP dan Pasal 213 KUHP tentang penganiayaan. Sedangkan polisi masih mengembangkan keterlibatan tersangka terkait tes urine yang hasilnya positif narkoba.

Mobil Cadillac Escalade berwarna putih bernopol B-19-SNC yang dikendarai pelaku merupakan mobil pinjaman. Saat ini, mobil tersebut disita sebagai barang bukti. (imk/tor)