Airlangga-Idrus Rangkap Jabatan, PDIP: Jokowi akan Berlaku Adil

Tsarina Maharani - detikNews
Rabu, 24 Jan 2018 17:13 WIB
Foto: Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto. (Agung Pambudhy-detikcom)
Foto: Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto. (Agung Pambudhy-detikcom)
Jakarta - Rangkap jabatan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial Idrus Marham jadi sorotan. Sekretaris F-PDIP Bambang Wuryanto meyakini Presiden Joko Widodo akan berlaku adil terhadap seluruh jajaran menteri di kabinetnya.

"Saya yakin bahwa Bapak Presiden akan menerapkan equal treatment di lap terakhir ini. Saya pastikan bahwa presiden yakin akan berlaku adil," kata Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/1/2018).


Ia mencontohkan apabila saat ini Menko PMK Puan Maharani dan Mendagri Tjahjo Kumolo mendapat tugas dari PDIP kembali, dia yakin Jokowi mengizinkan. Namun, perlu dipastikan kinerjanya dalam pemerintahan tidak terganggu.

"Jadi kalau kemudian ada menteri dari partai misalnya dari PDIP Mbak Puan, Mas Tjahjo, kemudian yang lainnya tentu dalam hal ini saya berpikir Bapak Presiden akan memberikan waktu untuk kembali ke partai," ujarnya.

"Tentu dengan pengaturan di dalam setelah kabinet dilakukan evaluasi dan kemudian bagaimana kinerja pemerintah tidak terganggu," sambung Bambang.


Berkaitan dengan tugas Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar dan Idrus sebagai Korbid Hubungan Legislatif Eksekutif Golkar, Bambang menilai Jokowi memiliki penilaian sendiri. Terutama mengingat sisa masa jabatan yang tinggal sebentar lagi.

"Pikiran seseorang itu berubah menurut dinamika politik yang ada. Siapa pun politisinya itu akan berubah sesuai dengan dinamika perkembangan politik yang ada," tutur Bambang.

"Ini kan waktunya juga tinggal pendek. Kata Pak Presiden yang paham industri itu kan Pak Airlangga Hartarto. Kemudian Idrus Marham juga masuk merangkap kan begitu tetapi baru ditarik," imbuhnya. (idh/idh)