Soal Menteri Rangkap Jabatan, Hanura: Contohlah Wiranto

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Rabu, 24 Jan 2018 17:07 WIB
Wiranto (Foto: Rengga Sancaya-detikcom)
Wiranto (Foto: Rengga Sancaya-detikcom)
Jakarta - Rangkap jabatan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial Idrus Marham jadi sorotan. Sekertaris Fraksi Hanura Dadang Rusdiana menyebut rangkap jabatan tersebut harus dihindari.

"Saya kira dalam rangka mempertahankan, kenapa Jokowi ini tingkat kepercayaan dan kepuasan publik ini sangat luar biasa saya kira memang menjamin konsistensi kemudian mempertahankan kepercayaan publik yang demikian besar pada Pak Jokowi itu rangkap jabatan harus dihindari," kata Dadang di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (24/1/2018).




Dadang pun kemudian memberikan contoh Wiranto yang melepaskan jabatannya sebagai ketua umum Hanura saat dirinya ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam).

"Kita kan memberikan contoh, dulu Pak Wiranto kan melepaskan Hanura. Sehingga tidak ada konflik kepentingan yang tentunya buruk bagi pelayanan karena pemerintah itu melayani semuanya. Semua golongan harus dilayani," ujarnya.

Wasekjen Hanura itu pun menilai ada kesan mengulur waktu yang tercipta dari rangkap jabatan yang dijalankan Airlangga dan Idrus. Ia mengimbau agar mereka melepas salah satu jabatan tersebut.

"Berbicara partai kita tentu ada konflik kepentingan. Makanya lebih baik lebih ideal semua menteri yang rangkap jabatan melepas salah satu. Saya kira saya masih percaya sama Presiden, masih konsisten. Tapi mungkin beliau yang merangkap jabatan yang terkesan mengulur waktu," tuturnya.

"Saya kira itu tidak sehat bagi pemerintah di mana kita sudah komitmen untuk menjamin kabinet kerja berorientasi pada kepentingan yang lebih besar bukan kepentingan kelompok," tuturnya. (rvk/rvk)