"Pkl. 18.30 Dinding beton rusun dinas lingkungan hidup di Jl. Bambu Larangan, Rt. 06/05, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat mengalami keretakan akibat #gempa," cuit BPBD DKI Jakarta, Selasa (23/1/2018).
BPBD DKI juga menyertakan dua foto. Pada foto-foto itu menunjukkan adanya retakan pada dinding bangunan baik di sisi dalam maupun luar.
Pkl. 18.30 Dinding beton rusun dinas lingkungan hidup di Jl. Bambu Larangan, Rt. 06/05, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat mengalami keretakan akibat #gempa pic.twitter.com/cHAjRi2N0c
β BPBD DKI Jakarta (@BPBDJakarta) January 23, 2018
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Isnawa Aji membenarkan rusun itu memang menjadi tempat tinggal karyawannya. Namun Isnawa akan lebih dulu mengecek untuk memastikan keretakan bangunan itu terkait gempa 6,1 SR.
"Kalau yang bangun memang Dinas Perumahan, tapi dipakai staf dan kru dinas LH. Untuk keretakan bangunan tersebut akan kita cek apa akibat gempa atau memang sudah ada keretakan sebelumnya," ujar Isnawa saat dimintai konfirmasi.
Isnawa menambahkan hingga saat ini para penghuni rusun belum ada yang mengungsi. "Penghuninya masih di rusun, belum ada yang diungsikan. Lagi koordinasi."
Gempa 6,1 SR yang mengguncang Jakarta berpusat di Lebak, Banten. Titik gempa berada di koordinat 7,21 LS dan 105,91 BT atau tepatnya 81 km arah barat daya Lebak. Pusat gempa berada di 10 km di bawah permukaan laut.
(ams/fdn)











































