Jatah Dana Kompensasi Provinsi Riau Rp 74 M

Jatah Dana Kompensasi Provinsi Riau Rp 74 M

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2005 01:18 WIB
Jakarta - Provinsi Riau dipastikan mendapat dana kompensasi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 74 miliar. Dana ini berasal dari APBN 2005 khusus untuk sektor pedesaan."Untuk mendapatkan dana sebanyak itu, merupakan hasil lobi Fraksi PAN yangduduk di panitia anggaran APBN," kata anggota DPR dari Fraksi Amanat Nasional (FAN) asal Riau Azlaini Agus kepada detikcom, Riau, Kamis (16/6/2005).Hal itu terungkap dalam rapat pimpinan DPR RI dari FAN yang diikuti Azlaini, bersama panitia anggaran APBN dari FAN di Gedung DPR/MPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2005). Menurut Azlaini, Riau dipastikan mendapat Rp 74 miliar lebih untuk infrastruktur pedesaan. Ini pun belum termasuk dana kompensasi kenaikan BBM untuk sektor pendidikan dan pertanian yang masih dalam pembahasan.Dana kompensasi sebesar Rp 74 miliar untuk pedesaan ini diperkirakan cairpada triwulan ketiga tahun ini. Dana Rp 74 miliar tersebut akan dibagi duatujuan. Pertama, sebesar Rp 71,2 miliar untuk pembangunan fisik pedesaandan Rp 2,8 miliar untuk dana pengamanan desa.Dana tersebut akan dibagikan pada 280 desa dari 80 kecamatan yang tergolong miskin di Riau. Setiap kabupaten tertinggal atau miskin akan mendapat jatah 30 desa dari dana kompensasi BBM itu. Sedangkan bagi kabupaten atau kota yang tidak tergolong tertinggal dapat mengusulkan 10-20 desa yang tergolong miskin."Bagi kabupaten/kota yang tidak tergolong miskin masing-masing setiap pedesaan atau kelurahan yang termiskin akan mendapat jatah Rp 250 juta untuk perbaikan pembangunan perekonomian pedesaan," kata Azlaini yang juga dosen Universitas Islam Riau.Azlaini berharap pada semua lapisan masyarakat khususnya pada desa tertinggal yang akan mendapat dana kompensasi, untuk mengawasi proyek-proyek yang akan dilaksanakan oleh pemerintah. Menurutnya, bukan tidak mungkin dana kompensasi BBM ini akan disalahgunakan oleh aparatur negara."Saya minta bupati dan walikota serta jajarannya jangan coba-coba mengkorupsi dana untuk orang miskin ini, Saya sangat prihatin banyak desa di Riau yang miskin karena tidak tersentuh pembangunan," katanya. (gtp/)


Berita Terkait