PNS Jamin Tidak Lukai Totok

Ontran-Ontran Temanggung

PNS Jamin Tidak Lukai Totok

- detikNews
Kamis, 16 Jun 2005 23:11 WIB
Temanggung - Ontran-ontran di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, masih berlanjut. Namun para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), yang terus menggelar aksi protes, menjamin tidak akan menyakiti Bupati Totok Ary Prabowo hingga lecet sedikit pun."Saya jamin Bapak Kapolda,jangan kawatir, Pak Totok tidak akan lecet," kata wakil PNS Bambang Arrochman saat berdialog dengan Kapolda Irjen Pol Chaerul Rasyid bersama tokoh msyarakat, tokoh agama di Mapolres Temanggung, Jl Sudirman, Kamis (16/6/2005).Dalam dialog itu Kapolda didampingi Kapolwil Kedu Kombes Pol Agus Wantoro, Kapolres Temanggung AKBPWidiyanto Poesoko, Kepala Kantor Kesbanglinmas Provinsi Jateng Riswanto, Kepala Pengadilan Negeri Temanggung Jumali dan Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung Budiyono.Bambang mengatakan aksi yang dilakukan oleh para PNS itu tidak akan anarkis. Aksi yang didukung masyarakat setempat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Temanggung (AMT) ini murni. Tidak ada yang menunggangi atau dipolitisir oleh pihak-pihak tertentu seperti yang pernah dituduhkan selama ini."Aksi kami ini murni bergerak dari rasa keprihatinan dan kami tidak bersinggungan dengan politik. Kejadian ini puncak dari kesabaran yang lama terpendam. Kami sudah mengikuti pesan gubernur, tetapi bupati kita justru membuat manuver yang mengeruhkan situasi," katanya.Sementara itu Chaerul Rasyid menyatakan berterima kasih kepada para PNS yang melakukan aksi protes terhadap bupati selama ini tidak bertindak anarkis dan emosional. Sebab ia sempat merasa khawatir atas kasus penyanderaan terhadap bus pendukung bupati yang hendak pergi ke Semarang pada hari Rabu kemarin."Terima kasih, ada jaminan pak bupati tidak lecet. Jika kalian kepancing dan bupati luka sedikit saja sudah lain ceritanya, ada ledakan satu saja di sini sudah lain cerita. Jaga supaya tujuan tercapai," kata Rasyid sambil tertawa.Menjawab pertanyaan mengenai status Totok dalam kasus korupsi, Rasyid mengatakan menjamin proses adanya penegakan hukum secara konsisten dalam pemeriksaan atas kasus itu sampai sekarang. Namun soal izin penahanan terhadap bupati dari presiden melalui Mabes Polri sampai saat ini belum turun."Biarlah proses hukum yang berjalan, kasus lain yang menyangkut bupati sudah menunggu, kita panggil lagi dan kita periksa terus. Tidak lama lagi kasus itu sudah dilimpahkan ke kejati," katanya. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads