10 Anak Nias Ditampung di Rumah Perlindungan Anak Cipayung

10 Anak Nias Ditampung di Rumah Perlindungan Anak Cipayung

- detikNews
Kamis, 16 Jun 2005 17:46 WIB
Jakarta - Sepuluh anak korban gempa bumi di Nias, Sumut, yang diduga akan menjadi korban perdagangan anak kini dititipkan di Rumah Perlindungan Sosial Anak Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Sedangkan, empat orang yang diamankan Polda Metro Jaya kemarin, tidak ditahan karena polisi tidak memiliki cukup bukti.Keempat orang itu adalah Hendra Ngantung (36), Pitua Lumantoruan (26), Yohana Sahuli (32), dan Yabali Halawa (26). Dua orang pertama adalah yang membawa kesepuluh anak tersebut dari Nias. Sedangkan dua nama terakhir adalah pelaku yang menjemput anak-anak itu di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara."Polisi belum mengidentifikasi kasus itu penculikan. Jadi empat orang itu belum ditahan, tapi diperiksa," ungkap Pelaksana Harian Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Edi Tambunan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (16/6/2005).Dari hasil pemeriksaan, keempat orang tersebut mengaku membawa anak-anak itu tanpa dokumen ke Jakarta atas perintah Pendeta Beny dan Edo di Pulau Nias. Tujuan anak-anak tersebut ke Jakarta untuk mendapatkan beasiswa pendidikan dari Yayasan Wahana Anak Muda Parung, Bogor."Saat ini polisi sedang mencari dua orang itu (Beny dan Edo) untuk mengetahui benar atau tidak prosedur pengambilan anak tersebut," kata Tambunan.Namun, Tambunan menegaskan, status keempat orang yang membawa anak-anak tersebut akan berubah jika Beny dan Edo memberikan keterangan bahwa prosedur pengambilan anak-anak itu salah. "Empat orang itu berarti ikut terlibat," katanya.Selain itu, polisi akan melakukan penyelidikan mengenai keberadaan orang tua dari 10 anak tersebut. Untuk itu, polisi akan bekerjasama dengan Himpunan Masyarakat Nias (HIMNI) sebagai pihak yang melaporkan kasus ini."Kita harus tahu apakah anak itu diserahkan atas persetujuan orang tuanya. Kalau diambil begitu saja berarti ilegal," kata Tambunan.Sekadar diketahui, kesepuluh anak Nias itu terdiri dari sembilan laki-laki dan satu perempuan dengan rentang usia antara 3-8 tahun. Kesepuluh anak itu menumpang KM Lawit menuju Jakarta pada Minggu (12/6/2005).Dari sepuluh anak hanya dua anak saja yang mengantongi izin dari orang tuanya untuk dirawat oleh Yayasan Wahana Anak Muda. (umi/)


Berita Terkait