Korupsi KPU
Kalla: Soal Zainie Terserah KPK
Kamis, 16 Jun 2005 17:16 WIB
Palembang - Pemerintah tidak dapat memberikan tindakan apa pun soal dugaan keterlibatan korupsi yang dialami Wakil Ketua BPK Abdullah Zainie."BPK kan lembaga negara. Pemerintah tidak bisa berbuat banyak. Tetapi, ya, seperti Zainie ungkapkan ke pers bahwa uang itu diberikan buat hadiah perkawinan anaknya. Jadi, tergantung KPK sendirilah," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada pers di kediaman Gubernur Sumsel, Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Kamis (16/6/2005).Abdullah Zainie pada Rabu kemarin diperiksa KPK sebagai saksi atas tersangka Kabiro Keuangan Hamdani Amin. Hamdani sebelumnya mengaku telah mengucurkan dana taktis KPU Rp 120 juta ke DPR.Zainie mengaku menerima duit Rp 100 juta ketika menikahkan anaknya. Duit itu sebagai kado. Kala itu politisi Golkar ini duduk sebagai anggota DPR.Presiden adalah pihak yang mengusulkan nama-nama anggota BPK. Setelah itu DPR melakukan fit and proper test. Yang lolos tes, diserahkan pada Presiden. Presiden kemudian menentukan yang paling pantas duduk di BPK.Sriwijaya ExpoSebelum beristirahat di Griya Agung, Jusuf Kalla dan istri membuka Expo Sriwijaya atau Festival Sriwijaya di Pelataran Benteng Kuto Besak, lalu meresmikan Dermaga Penyeberangan 35 Ilir di Tanggabuntung, 35 Ilir, Palembang.Jusuf Kalla yang mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin sekitar pukul 09.15 WIB itu juga meletakan batu pertama pembangunan Masjid Cheng Ho di Jakabaring, Palembang.
(nrl/)











































