Dalam 5 Menit, PNS di Gorontalo Kumpulkan Infak Rp 558 Juta

Ajis Halid - detikNews
Selasa, 23 Jan 2018 11:24 WIB
Gorontalo - Hanya dalam 5 menit, ribuan PNS Pemkab Bone Bolango, Gorontalo, mengumpulkan infak Rp 558 juta. Alhasil, kegiatan tersebut memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri).

Pemecahan rekor Muri itu diikuti 5.000 pegawai maupun tenaga honorer yang ada di seluruh kantor dinas dan badan di Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Menurut pihak Muri, pengumpulan infak secara serentak selama lima menit baru pertama di Indonesia yang dibuat oleh Pemkab Kabupaten Bone Bolango.

"Ini merupakan kegiatan pemecahan rekor yang belum pernah ada di daerah lain. Kegiatan ini sangat positif. Semoga dengan kegiatan ini akan menggugah daerah lain untuk melakukan gerakan saling berbagi untuk membangun bangsa Indonesia," ucap staf Muri, Andre Purwandono, di lokasi, Selasa (23/1/2018).

Bupati Bone Bolango Hamim Pou menyatakan pemecahan rekor Muri bukan sebuah akhir. Ini adalah semangat agar ke depan, PNS di lingkungan Pemkab lebih giat lagi berinfak dan bersedekah.

"Kita juga akan lebih sering mengajak PNS maupun tenaga honorer untuk menyisihkan sebagian gaji atau rezeki setiap bulan dalam bersedekah atau berinfak. Kita akan jadikan budaya berinfak," tegas Hamim.

Dia juga menjelaskan infak dan sedekah sedikit membantu pemerintah bila ada kegiatan yang tidak tersentuh oleh anggaran pemerintah.

"Dari infak yang disalurkan ke Baznas, Baznas bisa memberikan kepada yang berhak, seperti membantu modal usaha, perbaikan rumah, memberikan listrik tenaga surya, dan lainnya," ujarnya.

Bupati juga berharap pihak Baznas transparan dalam penggunaan infak dan sedekah yang sudah diberikan oleh PNS.

"Kalau perlu, saat memberikan bantuan kepada masyarakat, pihak Baznas mengundang para pemberi sedekah atau pemerintah untuk melihat infak atau sedekah itu disalurkan kepada yang berhak," harap bupati yang merupakan mantan wartawan ini.

Kepala Divisi Pendanaan Ritel Nasional Baznas Pusat Fitriansyah AS menyatakan bangga terhadap apa yang dilakukan Pemkab Bone Bolango. Kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menggalakan infak dan sedekah.

"Insyaallah Kabupaten Bone Bolango menjadi contoh buat kabupaten lain. Pemberian zakat, infak, dan sedekah, harta tidak berkurang, melainkan bertambah. Moga mendapat keberkahan bagi sisi keimanan dan ekonominya," jelas Fitriansyah.

Dia juga mengaku, pihak Baznas akan lebih transparan untuk mengelola dana umat yang nantinya akan diberikan kepada yang berhak menerima.

"Ini kan baru pertama, kita nantinya akan membangun supremasi Baznas. Kami akan publikasikan berapa perolehan Baznas termasuk penggunaannya. Jadi setiap masyarakat wajib tahu apa yang dilakukan Baznas, bagaimana pengelolaan keuangannya," jelasnya. Fitriansyah menambahkan, pihak Baznas setiap tahun diaudit oleh akuntan publik.

(asp/asp)