DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 18:36 WIB

AHY: Pembangunan yang Dilakukan Pemerintah Harus Kita Dukung Terus

Wilpret Siagian - detikNews
AHY: Pembangunan yang Dilakukan Pemerintah Harus Kita Dukung Terus
Jayapura - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan kuliah umum di Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih, Papua. Dalam kuliah umumnya, AHY mendukung pembangunan Papua yang dilakukan pemerintah Jokowi.

Sebab, kata dia, para mahasiswa saat ini akan menjadi pemimpin bangsa dan daerah di masa depan.

"Membangun kepemimpinan merupakan sebuah seni dan aplikasi yang bergerak menuju tujuan tertentu. Seorang pemimpin harus membangun kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan hidup," ujarnya kepada para mahasiswa itu, Senin (22/1/2018).

AHY, yang mengakui kalah dalam perebutan kursi nomor 1 di DKI Jakarta, mengatakan selalu menyuarakan persatuan bangsa.

"Kita tidak perlu mencari perbedaan karena memang kita diciptakan sudah berbeda-beda. Yang perlu kita cari adalah persamaan, bagaimana kita bersama-sama dalam membangun negara ini untuk mewujudkan kepentingan kita bersama. Itu yang penting," ujarnya.

Dia mengatakan setiap kunjungannya ke daerah selalu menyampaikan masalah persatuan.

"Baru-baru ini saya kunjungan ke Aceh dan sekarang saya di Papua. Saya melihat dari udara negara kita cukup kaya, tetapi jika kita tidak bersatu untuk mengelola seluruh hasil kekayaan alam yang dimiliki ini, tidak akan berarti apa-apa," tambahnya.

Menyangkut pembangunan di Papua, putra pertama Presiden RI ke-6 itu mengatakan pihaknya belum mengunjungi seluruh wilayah Papua. Tetapi dia mengetahui pemerintah Joko Widodo cukup banyak mengalokasikan dana untuk pembangunan Papua.

"Pembangunan yang dilakukan pemerintah ini harus kita dukung terus dan masyarakat harus dapat menyampaikan kalau ada masalah di wilayah masing-masing, apakah itu masalah kesehatan, masalah infrastruktur, dan masalah pendidikan harus disampaikan," ujarnya.

Dia juga berharap ada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

"Pembangunan harus merata, berkeadilan, dan berkelanjutan. Jangan yang kaya semakin kaya dan miskin semakin miskin. Kita menyadari bahwa kekayaan alam yang dimiliki harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bangsa dan pembangunan tidak hanya fisik tetapi juga sumber daya manusianya melalui pendidikan yang berkualitas," serunya.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed