ADVERTISEMENT

Pemilihan Ratu Waria di Makassar Dibatalkan

Reinhard Soplantila - detikNews
Senin, 22 Jan 2018 17:58 WIB
Makassar - Rencana pergelaran pemilihan ratu waria di Jalan Poros Kelapa 3, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, tersebar di jejaring sosial. Polisi menindaklanjuti dan menyatakan kegiatan tersebut batal digelar.

Menurut Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, polisi telah memberikan izin kepada Muhammad Amri alias Ocha, sebagai pelaksana kegiatan, untuk menggelar pesta pernikahan, bukan kontes waria.

"Yang ada izin untuk acara pernikahan, kami sudah terima," ujar Kompol Ananda Fauzi Harahap saat dihubungi detikcom, Senin (22/1/2018).

Kompol Ananda mengaku, terkait kegiatan tersebut, polisi tetap akan melakukan penjagaan dan pemantauan di sekitar lokasi.

"Akan dipantau oleh Bhabinkamtibmas, apakah kegiatannya nanti sudah sesuai tidak dengan surat izinnya," lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, jika nantinya penyelenggara tetap nekat menggelar kontes waria dalam kegiatan tersebut, polisi akan bersikap tegas untuk membubarkannya.

"Tidak ada laporan atau izin diberikan untuk kontes waria, kalau kegiatan pernikahan silakan digelar. Jika memaksa mau digelar (kontes waria), akan dibubarkan secara paksa," tegas Kombes Dicky.

Sebelumnya, sebuah kontes pemilihan ratu waria menggegerkan warga internet (warganet) setelah iklan terkait kegiatan ini di-posting salah satu akun di grup jejaring sosial Facebook, Kamis (18/1).

Di iklan itu, tertulis penyelenggara acara pemilihan ratu waria bertemakan 'Gaun Malam' ini adalah salah satu salon, yakni King Salon, di Jalan Poros Kelapa 3, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin, 22 Januari 2018. (asp/asp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT