"Polda Sumut mengungkap kasus jaringan narkotika jaringan internasional yang beraktifitas di Sumut. Kita perang terhadap narkotika," kata Wakapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto di RS Bhayangkara Medan, Senin (22/1/2018).
Ketiga pelaku yang ditembak mati yakni Baktiar, Ismuhar dan Sobirin. Para pelaku ini termasuk jaringan Malaysia-Pekanbaru-Medan-Aceh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat dilakukan pengembangan, pelaku melarikan diri dan melawan sehingga dilakukan tindakan tegas (tembak mati)," ujarnya.
Tak lama kemudian, petugas kembali melakukan penindakan terhadap pelaku Sobirin. Di dalam mobil sedan pelaku, petugas menemukan 2 kg sabu di bagasi mobil.
Saat dilakukan pengembangan, pelaku melawan dan melarikan diri. Karena melawan dan kabur, pelaku akhirnya ditembak mati.
"Barang bukti yang disita 3 kilogram sabu, 4 unit HP, sebuah kotak dus dan dua unit HP," jelas Agus.
Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung menambahkan, ada keunikan dari pola yang dilakukan oleh ketiga pelaku ini.
"Modus dari laut. Ada keunikannya. Biasanya (yang selalu diungkap) sabu datang masuknya melalui Aceh-Medan-Pekanbaru. Ini polanya berubah, datangnya dari Pekanbaru-Aceh transitnya di Medan. Kita masih melakukan pengembangan," kata Hendri. (asp/asp)










































