DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 15:31 WIB

Viral Pria Loncat dari Flyover di Jakarta, Begini Fakta Kejadiannya

Mei Amelia R, Eva Safitri - detikNews
Viral Pria Loncat dari Flyover di Jakarta, Begini Fakta Kejadiannya Pria meloncat dari jalan layang Jembatan Lima, Tambora, Jakbar, Selasa (16/1). (Foto: screenshot video)
Jakarta - Sebuah video pria meloncat dari jalan layang (flyover) di Jakarta beredar di media sosial. Begini cerita mengenai peristiwa tersebut.

Video berdurasi 27 detik itu menyebar di grup WhatsApp mulai Senin (22/1/2018) hari ini. Video yang sama juga diunggah di YouTube.

Dalam video itu, tampak ada seorang pria berdiri di jalan layang. Pria ini berdiri menghadap ke jalan raya yang ada di bawahnya.

Terdengar suara-suara 'jangan lompat' dari arah bawah. Namun suara warga yang meminta si pria tak melompat itu tak digubris. Pria tersebut tetap melompat.

Usut punya usut, peristiwa itu terjadi di jalan layang Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi sekitar sepekan lalu.

Taufik Ismail (50), seorang petugas keamanan di sekitar lokasi, jadi saksi mata atas kejadian tersebut. Warga di sekitar lokasi sudah mencegah pria itu meloncat.

"Iya, benar, lokasinya di sini. Pas saya kebetulan lokasinya sedang jaga di sini. Jadi dia dari tengah sudah diteriakin, kan di situ banyak pedagang, itu sudah mau loncat dari sana, tapi nggak jadi loncat di sana. Jadinya dia lari ke arah sini, terus loncat," kata Taufik saat ditemui di Jalan Asemka Raya, Jakbar, Senin (22/1).

Saat hendak menolong, Taufik mendapati pria tersebut sudah dalam kondisi duduk dan kesakitan. Pria tersebut juga terluka karena meloncat dari jalan layang yang tingginya sekitar 10 meter.

"Memang saya yang nolong, saya yang bawa ke pos sini. Posisinya dia masih sadar, terus orang PMI datang. Mau saya bawa ke rumah sakit tapi pendarahannya kan harus diobati dulu. Selanjutnya baru dibawa ke rumah sakit," tuturnya. Taufik memastikan pria tersebut masih hidup meski kondisinya terluka.

Taufik memperkirakan pria tersebut berumur 25 tahun. Taufik menduga pria tersebut meloncat dari jalan layang karena mengalami stres.

"Dia stres nggak ada kerjaan, mau pulang nggak punya duit. Saya tanya, 'Kenapa kamu nekat kayak gitu.' Dijawab, 'Pusing, nggak ada kerjaan, mau pulang nggak punya ongkos,'" ucap Taufik.

Senada dengan Taufik, warga lain yang jadi saksi, Mulyani (28), mengatakan pria tersebut sempat dicegah untuk meloncat. Banyak warga yang meneriaki pria berkaus dan celana panjang hitam itu.

"Awalnya dia di sana diteriakin. Terus dia lari ke sini, terus diteriakin 'weh, weh, jangan loncat', gitu. Terus di sini dia sempat duduk dulu, baru loncat," ujar Mulyani.

Dia mengatakan pria tersebut membawa sebuah kantong plastik berwarna hitam. Di dalamnya terdapat baju, sabun mandi, korek api, dan ponsel.

Setelah jatuh, pria tersebut dibawa ke pos Koramil oleh pekerja proyek.

"Nunggu polisi datang dulu terus diangkat ke pos Koramil. Sama orang yang kerja proyekan diangkat, dibawa ke pos Koramil, tapi masih sadar waktu di pos, cuma lemas, kesakitan," tutur Mulyani.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Tambora Kompol Slamet Riyadi. Petugas Polsek Tambora menangani hal ini karena lebih dekat dengan lokasi kejadian.

Slamet mengatakan pria tersebut masih hidup, hanya mengalami luka-luka.

"Itu sudah lama. Itu sudah seminggu yang lalu. Orangnya nggak meninggal, orangnya sempat dirawat di puskesmas. Ada luka-lukanya. Itu perbatasan Tamansari-Tambora, flyover Jembatan Lima," kata Slamet.
(jbr/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed