DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 12:51 WIB

Oknum Brimob Bersama Calon Istri Saat Kader Gerindra Tertembak

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Oknum Brimob Bersama Calon Istri Saat Kader Gerindra Tertembak Foto: Eva Safitri/detikcom
Bandung - Polisi menyebutkan insiden tertembaknya kader Gerindra Fernando AJ Wowor diawali percekcokan di jalan. Keributan berujung pada meletusnya senjata api hingga menewaskan Fernando.

"Kalau dari keterangan saksi yang mendengar langsung, memang diawali keributan," ucap Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (22/1/2018).

Insiden tersebut terjadi di area parkir Jalan Sukasari 3, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Sabtu (20/1) dini hari. Menurut Agung, saat itu anggota Brimob dengan kendaraannya hendak keluar dari tempat tersebut.

"Kemudian muncul sekelompok pemuda mau masuk. Karena jalannya sempit, kemudian terjadi percekcokan," tutur Agung.

Agung mengatakan kelompok tersebut terdiri atas empat orang, sementara anggota Brimob tengah bersama calon istrinya.

"Anggota Brimobnya sendiri, sama calon istrinya," kata Agung.

Hingga kini, kata Agung, proses penyelidikan kasus tersebut masih berjalan. Penyelidikan dilakukan oleh Polresta Bogor dibantu Ditreskrimum dan Kabid Propam Polda Jabar.

"Saya sudah meminta penyelidikan seobjektif mungkin berpatokan pada undang-undang. Siapa yang salah akan diproses," ujar Agung.

Polisi belum memeriksa oknum anggota Brimob Briptu R seusai tertembaknya Fernando. Polisi menunggu kepulihan R.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed