Kapolres Serang KBP Wibowo mengatakan, SMS dilayangkan kepada salah satu anggota Polsek Tanara bernama Briptu Hari pada pukul 08.15 WIB. Isi SMS itu menyebutkan, dalam 20 menit ke depan akan ada bom di Polsek Tanara.
Karena mendapatkan laporan tersebut, kepolisian lalu menurunkan personel ke Polsek Tanara dan satu tim penjinak bom dari Brimob Polda Banten. Saat dilakukan penyisiran di lokasi, tidak ditemukan benda mencurigakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melakukan penyisiran, menurutnya, kepolisian pun memeriksa anggota dan barang yang masuk ke area polsek. Namun tak ada satu benda pun yang mencurigakan dan mengarah pada bom.
Ia juga menambahkan, akibat SMS teror tersebut, kepolisian saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pengirim pesan.
"Langkah sudah diambil, termasuk nomor yang bersangkutan sudah kita ketahui lokasinya. Tim sedang berangkat untuk menangkap pelaku," paparnya.
Saat ini, Wibobo mengatakan, Kabag Ops, Kasat Reskrim, dan Kasat Intel Polres Serang sedang melakukan koordinasi di lapangan. (bri/asp)











































