Menteri Asman mengatakan CPNS harus menggunakan masa orientasi ini untuk mengetahui lingkup kerja dan wawasan. Asman meminta CPNS produktif dan memiliki jiwa melayani.
"ASN juga akan menghadapi peluang ke depan, jiwa entrepreneurship. Setiap ASN dituntut produktif dan punya jiwa yang besar," kata Asman di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orientasi CPNS Kemenkumham di Balai Kartini, Jakarta, Senin (22/1/2018). (Samsudhuha Wildansyah/detikcom) |
"Yang kedua, jiwa melayani. Kedepankanlah jiwa melayani sehingga apa yang dikeluhkan masyarakat saat ini tidak boleh lagi dilakukan seperti ASN masa lalu. Hospitality harus jadi sifat ASN kita di masa depan," imbuh Asman.
Selain Laoly dan Asman, orientasi CPNS disampaikan oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara Adi Suryanto. Adi berpesan agar CPNS tidak menyia-nyiakan kesempatan.
"Setiap ASN di Indonesia harus memiliki tiga kompetensi, yakni teknis, manajerial, dan sosio-kultural. Tentu kita semua tahu arah pembangunan SDM, terutama ASN, kita sedang membangun birokrasi, kita akan membentuk ASN yang berkarakter," ujar Adi. (fdn/fdn)












































Orientasi CPNS Kemenkumham di Balai Kartini, Jakarta, Senin (22/1/2018). (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)