DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 08:16 WIB

Hampir Sepekan Uji Coba OK Otrip, TransJ Fokus Sosialisasi ke Warga

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Hampir Sepekan Uji Coba OK Otrip, TransJ Fokus Sosialisasi ke Warga Foto: Sopir angkutan kota (angkot) yang terintegrasi program OK Otrip meminta dilakukan sejumlah evaluasi. (Ibnu-detikcom)
Jakarta - Pelaksanaan uji coba program OK Otrip hampir sepekan dilaksakan oleh Pemprov DKI. PT TransJakarta (TransJ) yang menjadi bagian dari program tersebut fokus untuk melakukan sosialisasi program kepada warga.

"Saat ini konsentrasi di sosialisasi. Mengedukasi masyarakat seperti naik atau berhenti di bus stop. Tidak boleh sembarangan," kata Humas TransJ, Wibowo kepada detikcom, Minggu (21/1/2018).

Wibowo mengatakan saat ini pihaknya tengah mematangkan uji coba trayek dari program OK Otrip. Baru terdapat tiga trayek yang saat ini sedang diuji coba yaitu Kampung Melayu-Duren Sawit, Kampung Rambutan-Pondok Gede, dan Semper-Rorotan.

"Uji coba trayek masih dilakukan untuk mematangkan semuanya. Betul (masih) tiga trayek," sebut Wibowo.

Program OK Otrip sudah mulai diuji coba sejak Senin (15/1) lalu. Uji coba pertama diberlakukan pada rute Duren Sawit-Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Uji coba OK Otrip direncanakan akan dilakukan pada lima rute di seluruh Jakata. Warga hanya ditarik biaya Rp 3.500 dari harga yang dipatok Rp 5.000 karena masih dalam tahap uji coba.

Uji coba akan akan dilakukan hingga 15 Maret mendatang. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumya menargetkan penjualan tiket OK Otrip sebanyak 20.000 ribu pada masa uji coba ini.

5 Januari hingga 15 Maret 2018. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menargetkan Kartu OK Otrip terjual 20 ribu dalam kurun waktu tersebut.

"Target kita 20.000 dalam kurun waktu 3 bulan uji coba daripada OK OTrip," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/1).


(fdu/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed