"Total kerugian negara kira-kira Rp 30 triliun di mana jalan tol dan jalan nasional kerugiannya bisa mencapai Rp 10-15 triliun akibat overload muatan," ucap Budi di kantor Jasa Marga Tol Cikampek, Minggu (21/1/2018).
Menurut Budi, truk yang melebihi muatan berimbas pada rusaknya jalan tol dan jalan nasional. Budi menyebut jalan yang rusak mencapai 4 ribu km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan 63 persen kecelakaan di jalan tol melibatkan kendaraan berat yang kelebihan muatan. Akibatnya pemeliharaan ruas jalan tol melonjak hingga 20 persen.
"Enam puluh tiga persen dari kecelakaan di jalan tol melibatkan kendaraan berat. Terlebih kendaraan berat yang melebihi muatan mengakibatkan infrastruktur jalan rusak, laju kendaraan yang lamban juga membuat antrean panjang kendaraan dan terlebih kecelakaan yang diakibatkan," ujar Desi. (adf/dhn)











































