DetikNews
Minggu 21 Januari 2018, 08:40 WIB

Soal 3 Bulan Bersih Sampah, Warga DKI Diminta 'Diet' Kantong Plastik

Mochamad Zhacky - detikNews
Soal 3 Bulan Bersih Sampah, Warga DKI Diminta Diet Kantong Plastik Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -
Dinas Kebersihan DKI Jakarta meminta warga untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Permintaan itu berkaitan dengan surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya terkait program Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS).
"Imbauan dan ajakan (TBBS) ini tentunya dimaksudkan agar semua kepala daerah baik gubernur, bupati dan wali kota bisa menjaga kebersihan wilayahnya. Seperti Jakarta, kami optimalkan pembuatan bank sampah, operasi tangkap tangan pelaku pembuang sampah, perbanyak kompos dan ajakan gerakan diet kantong plastik," kata Kadis Kebersihan DKI Isnawa Aji lewat pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (20/1/2018) malam.
Isnawa menuturkan edaran TBBS akan diteruskan ke para wali kota, camat dan lurah. Para camat dan lurah nantinya juga diminta menentukan satu kawasan yang bisa dijadikan contoh penerapan program seperti pembatasan penggunaan kantong plastik.
"Kita akan kerja sama dengan para wali kota, camat dan lurah untuk lebih ketat menjaga wilayah. Buat RW-RW percontohan dan kawasan percontohan kebersihan," ujar Isnawa.
Sebelum edaran Menteri LHK diterbitkan, Pemprov DKI sebetulnya sudah menerapkan program-program terkait pengelolaan sampah. Program tersebut untuk menekan debit sampah DKI yang sampai saat ini belum berkurang.
"Sebetulnya dari sebelumnya para camat dan lurah Jakarta selalu diminta siapkan kawasan percontohan kebersihan. (Sampah DKI masih) 7.000 ton per hari," terang Isnawa.
Pemprov DKI sendiri menilai edaran TBBS ini untuk merangsang warga menjaga kebersihan lingkungan. Isnawa mengimbau agar semua pihak ikut serta menjalankan edaran Menteri LHK ini.
"Tiga bulan bersih adalah target yang ditetapkan agar ada kesinambungan, komitmen dan konsistensi dalam menjaga kebersihan dan tidak buang sampah. Menurut saya, edaran tersebut akan efektif bila program TBBS libatkan semua stakeholders, khususnya publik dan warganya," papar Isnawa.
Pelaksanaan TBBS akan berlangsung mulai 21 Januari-21 April 2018. Program ini bertujuan untuk menekan debit sampah, juga untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap tanggal 21 Februari.
"Skenarionya tiga bulan ini dari 21 Januari sampai 21 April. Kemudian pada 22 April kan Hari Bumi. Nanti akan terlihat bagaimana hasilnya," kata Siti kepada wartawan di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (19/1).



(zak/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed