DetikNews
Minggu 21 Januari 2018, 01:33 WIB

Polisi: Ada Perebutan Senjata Antara Kader Gerindra dan Anggota Brimob

Farhan - detikNews
Polisi: Ada Perebutan Senjata Antara Kader Gerindra dan Anggota Brimob Ilustrasi jenazah (Foto: Dok. Thinkstock)
Jakarta - Polisi menyebut kader Gerindra Fernando AJ Wowor sebelum tewas sempat terlibat cekcok dengan anggota Brimob berinisial R. Disebutkan juga sempat ada perebutan senjata antara keduanya.

"Saya kira terjadi sesuatu, ya, pasti, cekcok mulut. Nggak mungkin tiba-tiba langsung ada perkelahian, ada perebutan senjata," kata Kepala Bidang Hukum Polda Jabar Kombes Pol Iksantyo Bagus Pramono kepada wartawan di Mapolresta Bogor Kota, Sabtu (20/1/2018) malam.

Berdasarkan keterangan Kombes Iksantyo, Briptu R merupakan anggota Brimob Kelapa Dua Depok. Dia berada di lokasi bersama calon istrinya.

"Di TKP tuh sendiri, sendiri saja dengan calon istrinya," ujar Iksantyo.


Iksantyo menjelaskan, antara Briptu R dan Fernando tak saling kenal. Keduanya bertemu di lokasi saat akan parkir.

"Jadi antar yang berseteru ini tidak saling kenal, ketemu di TKP, yang tewas warga sipil, inisial F, profesinya pelajar, mahasiswa," tutur Iksantyo.

Fernando disebutk terlibat cekcok hingga perkelahian dengan Briptu R di area parkir di Jalan Sukasari 3, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.


Fernando diketahui merupakan kader Gerindra aktif berdasarkan penuturan dari Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Advokasi Habiburokhman. Habiburokhman datang langsung ke Mapolres Bogor Kota untuk menjadi kuasa hukum korban.

"Kami akan mengadvokasi almarhum, kami ingin kasus ini diusut tuntas karena ini menyangkut nyawa kader kami. Korban itu kader kita," kata Habiburokhman di Mapolresta Bogor Kota, Sabtu (20/1).
(rna/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed