Hakim Diminta Hindari Diskriminasi Gender Saat Tangani Kasus Asusila

Haris Fadhil - detikNews
Sabtu, 20 Jan 2018 10:01 WIB
Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali mengingatkan para hakim agar berhati-hati dalam menangani perkara asusila terhadap perempuan. Ia menyebut ada aduan dari masyarakat soal pertanyaan hakim yang seolah menyudutkan perempuan.

"Bentuk aduannya adalah melaporkan hakim majelis dalam perkara kesusilaan. Yang dipersoalkan oleh pencari keadilan adalah majelis menanyakan seolah-olah menunjukkan sikap yang merendahkan perempuan. Kemudian juga mengajukan pertanyaan tentang pengalaman perempuan dalam seksualitas. Hati-hati dalam bertanya kepada perempuan, baik sebagai korban, saksi, maupun pihak," kata Hatta di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (20/1/2018).


Hatta menyebut sudah ada Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan dengan Hukum. Ia meminta para hakim sensitif dalam menangani kasus agar tidak terjadi diskriminasi gender.

"Waktu itu seolah-olah menyalahkan perempuan kenapa berdandan, rok pendek, dan jalan malam hari. Ini seolah-olah memvonis korban bahwa bukan cuma pelaku yang salah," ujarnya.


"Tolong diingatkan sesama majelisnya. Tolong dijaga," imbuh Hatta.

Ia berharap lewat perma tersebut penegakan hukum terhadap perempuan yang berhadapan dengan hukum bisa lebih baik. Tujuannya, agar tercipta keadilan dan kesetaraan gender.

"Saya berharap Perma Nomor 3 Tahun 2017 menjadi pemicu budaya hukum yang berperspektif keadilan dan kesetaraan gender," ucapnya. (haf/jbr)