DetikNews
Jumat 19 Januari 2018, 19:34 WIB

Perbaikan Jembatan Gantung di Jagakarsa Diusulkan Masuk Program BKSP

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Perbaikan Jembatan Gantung di Jagakarsa Diusulkan Masuk Program BKSP Foto: Di tengah massifnya pembangunan di Ibu Kota, ternyata masih ada jembatan gantung yang bisa dibilang mengerikan untuk dilintasi. (Kanavino-detikcom)
Jakarta - Pemerinta Kota Administrasi Jakarta Selatan telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga DKI Jakarta perihal jembatan gantung mengerikan di Jagakarsa. Jembatan gantung penghubung Depok-Jaksel itu akan diusulkan masuk program Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabek.

"Saya terima kasih atas info ini dan langsung hubungi Pak Yusmada Kadis Bina Marga, namun saran dari Pak Yusmada kita akan usulkan melalui program BKSP Jabodetabek," kata Wakil Wali Kota Jaksel, Arifin, kepada detikcom, Jumat (19/1/2018).

Arifin juga menjelaskan jembatan itu sebelumnya pernah akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Namun hal itu tak kunjung juga terealisasi.

"Saya sudah koordinasi dengan pak lurah (terkait jembatan tersebut) bahwa sebelumnya pernah dilakukan akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) melalui CSR namun hingga kini belum terealisasi," jelasnya.


Sebelumnya, detikcom berkunjung ke jembatan gantung tersebut pada Mei 2017 lalu dan pada pagi tadi. Ada dua jembatan gantung yang terletak di Jalan Gardu RT 12 RW 02 dan RT 11 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Jembatan gantung itu beralaskan seng dan ditopang kayu. Pegangan jembatan itu sebatas sling, semacam tali baja yang disambungkan ke pohon. Beberapa tali pun terlihat rusak dan menjuntai tak teratur.

Seorang ibu bernama Bian (47) bersama anaknya yang baru saja pulang sekolah mengutarakan keinginannya agar jembatan tersebut segera diperbaiki. Menurut Bian, warga Depok memang biasa melewati jembatan tersebut karena anak-anak banyak yang sekolah di kawasan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

"Pengen diperbaiki lah, pasti itu mah," ujar Bian.


(idh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed