DetikNews
Jumat 19 Januari 2018, 19:14 WIB

Keluarga Jamin Peremas Payudara di Depok Tak Melarikan Diri

Mei Amelia R - detikNews
Keluarga Jamin Peremas Payudara di Depok Tak Melarikan Diri Foto: Ilham Sinna T (29), peremas payudara wanita di Depok (Istimewa)
Jakarta - Polisi tidak menahan Ilham Sinna T (29), peremas payudara wanita di Depok, mengingat ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara. Namun pihak keluarga menjamin Ilham akan bersikap kooperatif hingga kasusnya selesai sampai tahap 2 ke kejaksaan.

"Sejauh ini tersangka kooperatif dan keluarga juga menjamin tersangka akan terus kooperatif sampai proses di kepolisian nanti selesai hingga pelimpahan tahap dua ke Kejari Depok," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada detikcom, Jumat (19/1/2018).

Pihak keluarga juga membantu polisi dalam upaya pengungkapan kasus ini. "Pengungkapan kasus ini juga kami dibantu dari pihak keluarga, dalam hal ini orang tua korban yang terbuka dan kooperatif dengan penyidik," ungkapnya.

Ilham juga menunjukkan sikap kooperatifnya dengan memenuhi kewajibannya untuk lapor diri ke Polresta Depok. Ilham lapor diri dua kali seminggu setiap Senin dan Kamis.

"Tersangka hadir dalan wajib lapor pada hari Kamis kemarin, dia datang jam 11.00 WIB," ucapnya.


Wajib lapor diberlakukan bagi tersangka yang tidak ditahan sebagai bukti bahwa dirinya tidak melarikan diri. Dalam hal wajib lapor ini, Ilham mengisi blanko wajib hadir yang telah disediakan oleh penyidik.

"Wajib lapor sebanyak 2 kali dalam setiap minggu, setiap Senin dan Kamis dengan mengisi daftar kehadiran dan tanda tanga pada lembar atau surat wajib lapor diri yang ditandatangani oleh Kanit/penyidik. Yang bersamgkutan hadir datang melapor ke hadapan penyidik," tuturnya.

Sementara pemeriksaan terhadap Ilham sendiri dianggap sudah cukup. Polisi akan memintai keterangannya kembali pada saat wajib lapor, ketika dibutuhkan.

"Apabila ada kelengkapan administrasi penyidikan yang dibuat saat wajib lapor maka tersangka meandatanganinya pada saat ia hadir wajib lapor. Untuk pemeriksaan hingga saat ini telah cukup dan kita telah lakukan penyitaan terhadap barang bukti yang ada pada tersangka," pungkasnya.
(mei/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed