DetikNews
Jumat 19 Januari 2018, 18:05 WIB

Pertama Kali Diminta Lepaskan Cincin, Petugas Damkar Sempat Bingung

Jabbar Ramdhani - detikNews
Pertama Kali Diminta Lepaskan Cincin, Petugas Damkar Sempat Bingung Petugas berhasil melepaskan cincin yang nyangkut di jari seorang siswi. (Dok. Dinas PKP DKI Jakarta)
Jakarta - Petugas Rescue Sudin PKP Jakut mengaku tak menduga ketika diminta membantu melepaskan cincin yang 'nyangkut' di jari seorang siswi. Peristiwa ini adalah hal pertama yang dilakukannya.

"Ini yang pertama saya lakukan. Kalau sebelumnya saya bantu orang kecelakaan, evakuasi sarang tawon, evakuasi monyet atau ular," ujar Galih dalam perbincangan, Jumat (19/1/2018).

Dia mengatakan mengevakuasi sarang tawon adalah tugas yang paling sering dilakukan. Kemampuan mengevakuasi tersebut didapatkan lewat latihan dan pengarahan yang sudah dijalaninya.


Berbeda dengan permintaan bantuan melepaskan cincin yang nyangkut. Untuk mendapatkan cara melepaskan cincin yang menyangkut, "Saya lihat di YouTube mudah banget mengeluarkan cincin dengan memakai benang dan tali yang dilibat-libatkan," ucap dia.

Hal itu sempat hendak dipraktikkannya kepada siswi yang tinggal di Rusun Marunda, Cilincing, Jakut. Namun, karena cincin sudah dipakaikan sejak kecil, diameter cincin terlalu kecil untuk bisa dikeluarkan dari jari siswi tersebut.

Cincin yang ada di jari tengah itu dipasangkan orang tua siswi sejak kecilCincin yang ada di jari tengah itu dipasangkan orang tua siswi sejak kecil. (Dok. Dinas PKP DKI Jakarta)

Lalu Galih mencari jalan lain. Cincin tersebut pun dipotongnya menggunakan gunting.

Dia mengatakan, di jari siswi tersebut, tampak ada bagian yang memar. Siswi itu merasakan sakit di bagian jarinya yang memar.

Galih bersama 3 rekan yang lain membantu siswi tersebut melepaskan cincin. Keempatnya berbagi peran agar siswi tersebut tak terluka dan ketakutan.


"Akhirnya kita potong, kita keluarkan pelan-pelan. Dia sedikit kesakitan setelah dipotong dan dikeluarkan. Ada 4 orang. Ada yang memegangi anaknya, ada yang mengajak ngobrol agar tak histeris, kita alihkan perhatiannya. Alhamdulillah tak ada luka," ungkapnya.

Hal ini terjadi pada Jumat (19/1) siang tadi. Orang tua si siswi mendatangi Galih, yang tengah berada di Pos Damkar Rusun Marunda.

Orang tua siswi tersebut sempat membawa anaknya ke dokter untuk melepaskan cincin perak itu dari jari anaknya. Namun upaya tersebut gagal. Lalu orang tua tersebut diberi saran oleh tetangganya untuk meminta pertolongan kepada petugas damkar.
(jbr/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed