DetikNews
Jumat 19 Januari 2018, 14:13 WIB

Ada Wacana Pimpinan DPR Diatur Proporsional, PPP Tak Keberatan

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Ada Wacana Pimpinan DPR Diatur Proporsional, PPP Tak Keberatan Arsul Sani. (Foto: Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Badan Legislasi DPR dalam revisi Undang-undang Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPRD, DPD (UU MD3) masih berkutat pada jumlah pimpinan DPR dan MPR. Seiring berjalannya waktu, muncul wacana agar porsi pimpinan DPR ditentukan kembali berdasarkan asas proporsionalitas.

"Itu pemikiran-pemikiran yang berkembang ketika gagasan revisi Undang-undang MD3 itu bergulir di internal Baleg," ujar anggota Baleg DPR F-PPP Arsul Sani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Menurut Arsul, asas proporsionalitas dalam menentukan porsi pimpinan dapat mencegah munculnya konflik di internal DPR. Asas proporsional juga dipandangnya dapat meningkatkan kerja DPR secara kelembagaan.


Meski demikian, Arsul menegaskan pembahasan soal penentuan porsi pimpinan DPR masih sebatas usulan yang bergulir di internal Baleg. Arsul memandang, jika jadi diterapkan, asas proporsionalitas sebaiknya tidak diterapkan untuk menentukan pimpinan DPR saja.

"Secara prinsip, PPP tidak keberatan kalau kembali kepada asas proporsionalitas seperti yang dulu, termasuk asas proporsionalitas itu di dua lembaga, itu juga harus diperhatikan. Jadi, fraksi yang tidak dapat kursi di pimpinan DPR harus mendapat prioritas di pimpinan MPR, kan kayak begitu itu," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo menyebut pasal penentuan porsi pimpinan DPR akan diusulkan untuk dibahas dalam revisi UU MD3 saat ini. Namun, jika akhirnya DPR menyepakati penentuan porsi pimpinan DPR berdasarkan asas proporsional jadi diterapkan, dia menyebut itu tak akan diberlakukan di periode sekarang, yaitu 2014-2019.

"Ya, sekaligus pasal-pasal yang terkait menyangkut soal proporsional, tapi berlaku di 2019 di mana pemenang pemilu ketuanya, urutan kedua, tiga, dan empat berikutnya sebagai pimpinan DPR maupun MPR," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang, Kamis (18/1).
(gbr/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed