DetikNews
Kamis 18 Januari 2018, 22:52 WIB

20 Ribu e-KTP Warga Semarang yang Sudah Jadi akan Diantar ke Rumah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
20 Ribu e-KTP Warga Semarang yang Sudah Jadi akan Diantar ke Rumah Foto: dok Pemkot Semarang
Semarang - Warga Kota Semarang yang hingga kini e-KTP-nya belum juga diperoleh diimbau tidak perlu khawatir. Pemerintah Kota Semarang kini berusaha menyelesaikannya pada awal tahun, bahkan akan diantar langsung ke rumah warga.

Dalam minggu ini rencananya Pemkot Semarang akan mengantarkan 20 ribu e-KTP secara door to door ke rumah warga. Untuk memastikan kegiatan itu lancar, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi ikut dalam penyerahan e-KTP di Rusunawa Kaligawe, Gayamsari, Semarang.

"Saya bersama Pak Adi (Kepala Disdukcapil Kota Semarang) mengantarkan e-KTP yang dulu sempat tertunda dan sekarang sudah jadi. Ada 20 ribu e-KTP yang akan diantarkan langsung ke warga minggu ini," kata Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu setelah menyerahkan e-KTP di Rusunawa Kaligawe, Kamis (18/1/2018)

Sebanyak 20 ribu e-KTP yang diserahkan minggu ini merupakan hasil dari warga yang melakukan perekaman data pada Juni 2016 hingga November 2017. Sedangkan sisanya akan diselesaikan hingga April 2018.

"Selanjutnya, yang mengurus e-KTP pada 2018 akan diupayakan jadi dalam kurun waktu empat hari, kemudian dikirimkan ke kecamatan, diteruskan ke kelurahan, dan diserahkan ke warga," terang Hendi.

"Ini komitmen perbaikan manajemen pelayanan Disdukcapil Kota Semarang," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Semarang Adi Tri Hananto mengatakan, jika ada keluhan atau belum mendapatkan e-KTP, warga bisa bertanya ke kelurahan atau tempat perekaman data terdekat.

"Dengan pola pelayanan pengiriman langsung ini, yang merasa belum dapat bisa berkomunikasi ke kelurahan atau tempat perekaman terdekat. Jadi tidak perlu ke kantor Disdukcapil di Gayamsari," terang Adi.

Dalam kegiatan di Rusunawa Kaligawe tersebut, Disdukcapil Kota Semarang menyerahkan 56 e-KTP kepada warga. Salah satu warga, Nur, mengatakan cukup terbantu dengan sistem ini.

"Saya lupa urusnya kapan, tapi belum lama ini. Ini punya anak saya, setelah menikah kan pecah KK, terus buat e-KTP baru. Ya, saya senang e-KTP-nya diserahkan langsung oleh Pak Wali," kata Nur.
(alg/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed