Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) bersama Amnesty Internasional Indonesia dan sejumlah elemen perjuangan HAM di Sulselmenggelar Aksi Kamisan Makassar atau Aksi Payung Hitam. Aksi ini dalam rangka menagih janji pemerintah untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM di berbagai daerah di Indonesia yang selama ini mandek. Termasuk kasus penyidik senior KPK Novel Baswedan yang masih misterius.
"Kami menyesalkan kepada kepolisian yang hingga kini belum mampu mengungkap pelaku penyerangan Novel Baswedan. Kami minta polisi serius mengusut pelaku termasuk otak di belakangnya," kata koordinator aksi, Humairah di Monumen Mandala, Kamis (18/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peran pemerintah juga saat ini penting. Kalau serius pasti bisa di ungkap," jelasnya.
Selain kasus Novel, aktivis ini juga meminta pengungkapan kass pelanggaran hal lainya, seperti kasus Trisakti dan pelanggaran HAM di Tanjung Priok.
"Kami minta polisi juga mampu mengungkap ini," tutupnya. (asp/asp)











































