Ratusan Warga Padang Pariaman Minta Pilkada Ditunda
Rabu, 15 Jun 2005 18:31 WIB
Padang - Minta pemilihan kepala daerah di kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) ditunda, ratusan warga melakukan aksi demo ke kantor Gubernur Sumbar, jalan Sudirman Padang, Rabu (15/6/2005). Senin lalu, massa juga menggelar aksi yang sama di kantor KPUD dan kantor Bupati Padang Pariaman.Massa yang datang dari Padang Pariaman ini mendatangi kantor Gubernur dengan menggunakan ratusan sepeda motor. Mereka membawa spanduk dan poster yang berisi 5 (lima) tuntutan terkait dengan penyelenggaraan pilkada di kabupaten Padang Pariaman. Lima tuntutan tersebut, antara lain mendesak penegak hukum untuk mengusut dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang diduga dilakukan oleh seluruh anggota KPUD Padang Pariaman. Di samping itu, mereka juga meminta Gubernur agar turut menangani persoalan yang terjadi di kabupaten Padang Pariaman, terutama soal tidak lolosnya Yulius Danil dan Iqbal (pasangan calon bupati dan wakil bupati Padang Pariaman) untuk ikut maju dalam pilkada.Dalam orasinya, massa juga menuding seluruh anggota KPUD Padang Pariaman telah menerima suap dari salah satu pasangan calon Bupati Padang Pariaman. Ratusan orang ini gagal bertemu pejabat gubernur Sumbar. Sebelum meninggalkan halam kantor Gubernur, mereka membakar boneka sebagai tanda matinya demokrasi di daerah mereka.
(asy/)











































