Warga Australia yang Disandera di Irak Telah Dibebaskan

Warga Australia yang Disandera di Irak Telah Dibebaskan

- detikNews
Rabu, 15 Jun 2005 17:09 WIB
Jakarta - Warga Australia, Douglas Wood yang ditawan di Irak, telah dibebaskan dalam sebuah operasi militer. Demikian diumumkan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard.Wood diculik di Baghdad pada akhir April lalu. Dan pada 1 Mei 2005, sebuah kelompok yang menamakan dirinya Dewan Syura Mujahideen Irak, merilis video yang memperlihatkan Wood memohon agar dirinya dibebaskan.Pemerintah Australia kemudian mengirimkan utusan khusus ke Irak, yang dipimpin diplomat terkemuka Nick Warner untuk berupaya membebaskan Wood. Bahkan ulama terkenal Australia, Sheik Taj Aldin Alhilal, juga telah berada di Irak dan sekitarnya selama sebulan ini sebagai upaya membebaskan pria berusia 63 tahun itu."Dia ditemukan beberapa waktu lalu di Baghdad dalam sebuah operasi militer yang dilakukan pasukan Irak, bekerja sama dengan pasukan Amerika," tukas Howard saat berbicara di gedung Parlemen Australia di Canberra.Ditegaskan pemimpin negeri Kangguru itu, tidak ada uang tebusan yang diberikan untuk kebebasan Wood. Demikian seperti diberitakan Sydney Morning Herald, Rabu (15/6/2005).Howard mengungkapkan, dirinya tengah berupaya menghubungi PM Irak Ibrahim al Jaafari untuk menyampaikan terima kasih atas bantuan negaranya dalam mengupayakan pembebasan sandera."Saya harap akan segera bisa menyampaikan terima kasih saya atas upaya-upaya pasukannya dan saya mungkin akan mengulang kembali terima kasih kita untuk teman Amerika kita atas dukungan terus-menerus mereka dan kerja samanya," tandas Howard. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads